Lebah Madu
"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia," kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan."
(QS. An-Nahl: 68-69)
Hampir semua orang tahu bahwa madu adalah sumber makanan penting bagi tubuh manusia, tetapi sedikit sekali manusia yang menyedari sifat-sifat luar biasa dari penghasilnya, iaitu lebah madu.
Sebagaimana kita ketahui, sumber makanan lebah adalah nektar, yang tidak dijumpai pada musim dingin. Oleh kerana itulah, lebah mencampur nektar yang mereka kumpulkan pada musim panas dengan cairan khusus yang dikeluarkan tubuh mereka. Campuran ini menghasilkan zat bergizi yang baru-iaitu madu dan menyimpannya untuk musim dingin yang akan datang.
Sungguh menarik untuk diketahui bahawa lebah menyimpan madu jauh lebih banyak dari yang sebenarnya. Pertanyaan pertama yang muncul pada benak kita adalah: mengapa lebah tidak menghentikan produksi berlebih ini, yang tampaknya hanya membuang-buang waktu dan energi? Jawaban untuk pertanyaan ini tersembunyi dalam kata "wahyu" yang telah diberikan kepada lebah, seperti disebutkan dalam ayat tadi.
Lebah memproduksi madu bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia; sama seperti ayam yang bertelur setidaknya sebutir setiap hari kendatipun tidak membutuhkannya dan sapi yang memproduksi susu jauh melebihi kebutuhan anak-anaknya.
Organisasi Yang Luar Biasa Dalam Sarang Lebah
Kehidupan lebah di sarang dan produksi madunya sangatlah menakjubkan. Tanpa membahas terlalu terperinci, marilah kita amati ciri-ciri utama "kehidupan sosial" lebah. Lebah harus melaksanakan banyak "tugas" dan mereka mengatur semua ini dengan organisasi yang luar biasa.
Pengaturan kelembapan dan ventilasi: Kelembapan sarang, yang membuat madu memiliki kualitas perlindungan tinggi, harus dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas ini, madu akan rusak serta kehilangan kualitas perlindungan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang harus 35 C selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk menjaga suhu dan kelembapan sarang ini pada batas tertentu, ada kelompok khusus yang bertugas menjaga ventilasi.
Jika hari panas, terlihat lebah sedang mengatur ventilasi sarang. Jalan masuk sarang dipenuhi lebah. Sambil menempel pada struktur kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang standar, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah ventilator yang lain bekerja di dalam sarang, mendorong udara ke semua sudut sarang.
Sistem ventilasi ini juga bermanfaat melindungi sarang dari asap dan pencemaran udara.
Sistem kesihatan: Lebah menjaga kualiti madu tidak terbatas hanya pada pengaturan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat sistem pemeliharaan kesihatan yang sempurna untuk mengendalikan segala peristiwa yang mungkin menimbulkan bakteria. Tujuan utama sistem ini adalah menghilangkan zat-zat yang mungkin menimbulkan bakteria. Prinsipnya adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah berusaha untuk mengusirnya dari sarang.
Sudah jelas lebah tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang ini, apalagi laboratorium. Lebah hanyalah seekor serangga yang panjangnya 1-2 cm dan ia melakukan ini semua dengan apa yang telah diilhamkan Tuhannya
Penyimpanan Maksima Dengan Bahan Minima
Sarang yang dibangun lebah dapat menampung 80 ribu lebah yang hidup dan bekerja bersama-sama, dengan menggunakan sedikit bagian dari lilin lebah.
Sarang tersebut tersusun atas sarang madu berdinding lilin lebah, dengan ratusan sel-sel kecil pada kedua permukaannya. Semua sel sarang madu berukuran sama persis. Keajaiban teknik ini dicapai melalui kerja kolektif ribuan lebah. Lebah menggunakan sel-sel ini untuk menyimpan makanan dan memelihara lebah muda.
Selama jutaan tahun, lebah telah menggunakan struktur segi enam untuk membangun sarangnya. (Sebuah fosil lebah yang berusia 100 juta tahun telah ditemukan). Sungguh menakjubkan bahwa mereka memilih struktur segi enam, bukan segi delapan atau segi lima. Ahli matematik memberikan alasannya: "struktur segi enam adalah bentuk geometris yang paling sesuai untuk memanfaatkan setiap bahagian unit secara maksimum". Jika sel-sel sarang madu dibangun dengan bentuk lain, akan terdapat bahagian yang tidak terpakai, sehingga lebih sedikit madu yang bisa disimpan dan lebih sedikit lebah yang mendapatkan manfaatnya.
Pada kedalaman yang sama, bentuk sel segi tiga atau segi empat dapat menampung jumlah madu yang sama dengan sel segi enam. Akan tetapi, dari semua bentuk geometris tersebut, segi enam memiliki keliling yang paling pendek.
Kesimpulannya: sel berbentuk segi enam memerlukan jumlah lilin paling sedikit dalam pembangunannya, dan menyimpan madu paling banyak. Lebah tentu tidak akan mampu menghitung ini, yang hanya dapat dilakukan manusia dengan perhitungan geometris yang rumit. Haiwan kecil ini menggunakan bentuk segi enam secara fitrah, hanya karena mereka diajari atau "diilhami" oleh Tuhan mereka.
Cara Menentukan Arah
Lebah biasanya harus terbang menempuh jarak jauh dan menjajagi wilayah luas untuk menemukan makanan. Mereka mengumpulkan serbuk sari bunga dan bahan pembuat madu dalam jarak 800 m dari sarang. Seekor lebah, yang telah menemukan bunga, terbang kembali ke sarangnya untuk memberi tahu lebah lain tentang tempat bunga tersebut. Bagaimana lebah ini menjelaskan lokasi bunga kepada lebah lain di sarang?
Dengan menari!… Lebah yang kembali ke sarangnya mulai menari. Tarian ini adalah untuk memberi tahu lebah lain tentang lokasi bunga. Tarian yang diulang-ulang lebah tersebut mengandung semua informasi tentang sudut, arah, jarak, dan informasi perincian lain tentang sumber makanan, sehingga lebah lain dapat mencapai tempat itu.
Tarian ini berbentuk angka "8" yang diulang terus-menerus oleh lebah tersebut (lihat gambar di atas). Lebah tersebut membentuk bagian tengah angka "8" dengan mengibas-ngibaskan ekor dan bergerak zig-zag. Sudut antara gerakan zig-zag dan garis matahari-sarang menunjukkan arah sumber makanan dengan tepat (lihat gambar di atas).
Akan tetapi, sekadar mengetahui arah sumber makanan tidaklah cukup. Lebah pekerja juga harus "mengetahui" seberapa jauh mereka harus menempuh perjalanan mengumpulkan bahan pembuat madu. Jadi, lebah dari sumber bunga tersebut memberitahukan jarak serbuk bunga dengan gerakan tubuh tertentu, yakni dengan menggoyangkan bahagian bawah tubuhnya dan menimbulkan aliran udara. Misalnya, untuk "menjelaskan" jarak 250 m, ia mengibaskan bagian bawah tubuhnya lima kali dalam setengah minit. Dengan demikian, lokasi pasti sumber makanan tersebut dapat dijelaskan dengan terperinci, baik tentang jarak maupun arahnya.
Keajaiban Madu
Tahukah Anda, betapa madu merupakan sumber makanan penting yang disediakan Allah untuk manusia melalui serangga kecil ini?
Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sari. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.
Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.
(QS. Al Jatsiyah, 45: 13)
Saturday, January 23, 2010
"Ilmu Pengetahuan Sains" Islam: Apakah Al-Quran Islam Mengandung Keajaiban-keajaiban Ilmiah?
Lewat sepuluh tahun terakhir semakin banyak kaum Muslim menyatakan Qur'an sebagai buku yang penuh berisi keajaiban-keajaiban ilmu pengetahuan. Banyak web site, buku-buku dan video diproduksi yang menyatakan bahwa Islam adalah benar-benar suatu agama yang bersumberkan keilahian, menyebutkan pernyataan-pernyataan yang kononnya "secara ilmiah akurat" dalam Qur'an dan Hadis. Banyak dari karya-karya ini memperkenalkan pernyataan-pernyataannya dengan kalimat seperti:
"Satu dari hal yang paling luar biasa dalam Quran adalah bagaimana ia menguraikan ilmu pengetahuan. Quran yang dinyatakan kepada Muhammad (saw) pada abad ke 7 berisikan fakta-fakta ilmiah menakjubkan yang sedang ditelusuri di abad ini. Para ahli ilmu pengetahuan terkejut dan kerap terbungkam saat mereka diperlihatkan betapa terperinci dan akuratnya beberapa ayat dalam Quran tentang ilmu pengetahuan moderen.."
Artikel ini akan menghadapi pertanyaan ini, sebagaimana juga menghadapi berbagai ayat-ayat dari Qur'an yang disebut kaum Muslim sebagai keajaiban ilmu pengetahuan. Artikel ini juga akan melihat berbagai kejanggalan ilmu pengetahuan yang ditemukan dalam Qur'an dan Hadis yang tidak disebut oleh banyak kaum Muslim.
Dari sekitar 1 milyar kaum Muslim di bumi, 90% adalah Suni. Oleh karena itu, artikel ini akan menghadapi ajaran-ajaran Islam Suni. Literatur hadis adalah, hampir semuanya, khas Islam Suni, dimana sekte lainnya (Syiah, Submitter, Sufi) tidak menganggap tulisan-tulisan tersebut semulia sebagaimana yang kaum Suni lakukan. Sebagai contoh, sekte Islam Syiah tidak mempercayai dan tidak mengimani langsung koleksi hadis sekte Suni, walau pun mereka berjumlah kurang daripada sekte Suni itu. Karena itu, menyebutkan berbagai Hadis dalam kajian ini hanya relevan di dalam suatu diskusi mengenai Islam sekte Suni.
1 ] Penciptaan Bumi
Para kaum cendekia moderen telah mengkritik Alkitab tentang pernyataannya bahwa Bumi diciptakan dalam enam hari. Hal ini sudah dianggap hanyalah sebagai suatu mitos yang dibuat oleh orang jaman dahulu kala untuk menjelaskan bagaimana dunia diciptakan. Qur'an telah membuat kesalahan yang sama mengenai kwantitas waktu yang dibutuhkan dalam penciptaan bumi, sebagaimana terlihat dalam ayat berikut ini:
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada antara keduanya, dalam enam masa, dan Kami sedikit pun tidak ditimpa keletihan.
(Qur'an 50:38)
Adalah suatu fakta yang sudah diketahui bahwa Muhammad berhubungan dengan kaum Yahudi dan Kristen, dan banyak bagian dari Qur'an yang mengikuti Alkitab. Sementara Qur'an tidak memiliki pernyataan Alkitab dimana "pada hari yang ke tujuh Allah beristirahat" (Kejadian 2:2) Qur'an masih tetap menyatakan bahwa bumi tercipta dalam enam hari.
Kaum Muslim yang berusaha untuk mensejajarkan Qur'an dengan ilmu pengetahuan moderen, menunjukkan bahwa Qur'an juga mengatakan bahwa sehari bagi Allah dan para malaikat adalah sama dengan 50,000 tahun (Qur'an 70:4). Dalam mengutip ayat ini, kaum Muslim berusaha menyampaikan bahwa dunia diselesaikan dalam 300,000 ( 6 x 50,000) tahun. Walaupun merupakan usaha yang bagus, pada kenyataannya tetap tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan moderen, yang menyebutkan bahwa butuh waktu beberapa milyar tahun bagi Bumi untuk mencapai tahap ini. Miliaran tahun berlalu sebelum adanya tanaman, hutan, maupun binatang-binatang.
Selanjutnya, pernyataan tersebut membukakan Qur'an kepada lebih banyak kritik. Ayat yang menyatakan tanpa bukti sehari sama dengan 50,000 tahun (Qur'an 70:4) menyebutkan:
"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun."Ayat ini sebenarnya seperti mendiskusikan tentang kecepatan waktu tempuh bagi para malaikat. Kemungkinan mengatakan bahwa para malaikat dapat menempuh perjalanan dalam sehari, suatu kwantitas jarak yang bagi mahluk lainnya butuh 50,000 tahun untuk menyelesaikannya. Tujuan saya bukan untuk menawarkan tafsiran-tafsiran alternatif bagi kisah ini. Bagaimanapun, saya mendebat pernyataan bahwa ayat ini menyebutkan sehari setara dengan 50,000 tahun karena hal itu menyangkal bagian-bagian Qur'an lainnya!
Sehari tidak mungkin sebanding dengan 50,000 tahun karena menurut Qur'an, sehari sebanding dengan 1,000 tahun manusia (Qur'an 22:47 & 32:5). Selanjutnya, dengan menyatakan Allah butuh 300,000 tahun untuk menciptakan Bumi adalah mempermalukan Tuhannya Islam, karena saat ia menciptakan, ia berkata "Jadilah!" Lalu jadilah ia (Qur'an 2:117).
2 ] Qur'an tentang Embriologi
Di tahun 1982 Keith Moore, seorang profesor di Universitas Toronto, menghasilkan sebuah buku berjudul "The Developing Human, edisi ke 3". Dalam buku ini Moore menyatakan keterkejutannya mengenai bagaimana perkembangan embrio dikisahkan dalam Qur'an. Moore akan melanjutkan membuat edisi bukunya yang keempat dan kelima, juga buku lainnya yang berjudul "Human Development as described in the Quran and Sunnah" (Perkembangan Manusia seperti yang dilukiskan dalam Quran dan Sunnah), yang mana semuanya itu disebut oleh banyak kaum Muslim dengan rasa bangga. Moore dan para kaum Muslim pendukungnya merujuk kepada ayat berikut ini:
"Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani dalam tempat yang kokoh; Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah; lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging; dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging; kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain." (Surah 23:13-14)
Tentu saja, sepintas, ini terlihat seperti suatu pernyataan yang luar biasa yang dihasilkan seorang "Arab dari padang pasir abad ke 7". Namun, dengan penelitian yang lebih dekat, seseorang akan menyadari adanya penjelasan maupun kesalahan bagi ayat ini. Pertama kita harus bertanya apakah ini merupakan suatu teori yang asli, dan kedua kita harus bertanya apakah itu benar.
Banyak orang yang terkagum-kagum dengan disinggungnya sperma di dalam ayat ini. Tetapi ini tidaklah istimewa. Sejak permulaan jaman manusia telah sadar akan "benih" yang dikeluarkan oleh zakar saat persetubuhan. Alkitab, yang merupakan teks yang jauh lebih tua daripada Qur'an menyampaikan kisah tentang seorang lelaki yang dibunuh oleh Tuhan karena "membiarkan benihnya tumpah ke tanah." (Kejadian 38:9-10).
Keseluruhan kajian mengenai kehidupan manusia sebagaimana yang disinggung dalam Qur'an sama sekali tidak asli. Sementara kaum Muslim berusaha menegaskan bahwa Muhammad membuat pernyataan-pernyataan ini sebelum para ilmuwan menemukannya, mereka keliru. Teori-teori mengenai pembentukan seorang anak di dalam rahim telah dikemukakan oleh Aristotles sekitar 1,000 tahun sebelum Qur'an ditulis. Kenyataannya Aristotles dengan tepat melukiskan fungsi dari tali pusar, sesuatu yang tidak disebutkan dalam Qur'an, menunjukkan bahwa para filsuf yang telah ada sebelumnya sadar akan hal-hal serupa yang disebutkan Muhammad dan lainnya. Setiap bahasan mengenai perkembangan manusia dalam Qur'an serupa dengan teori-teori Romawi dan Yunani. Perhatikan ayat berikut yang membahas tentang sperma/air mani :
"Dia diciptakan setetes (sperma) yang terpancar -- Yang keluar dari antara tulang punggung dan tulang rusuk." (Surah 86:6-7)
Jelas ayat ini salah, dan jelas memiliki sumber pada teori-teori sebelumnya. Pertama-tama, bagi sperma/air mani untuk berasal dari antara punggung dan tulang rusuk sama saja berarti berasal dari ginjal! Kita tahu bahwa sperma diproduksi dalam buah pelir, namun orang-orang di jaman Muhammad tidak mengetahui hal ini. Sebelas abad sebelum Muhammad, Hipokrates dokter berkebangsaan Yunani merumuskan bahwa sperma mengalir melewati ginjal kedalam zakar. Selama berabad-abad ini adalah keyakinan yang diterima (dan keliru) mengenai asal muasal sperma.
Ada beberapa yang menyatakan Muhammad tidak memiliki hubungan dengan orang-orang Yunani maupun Romawi. Arab di jaman sebelum Islam jelas memiliki hubungan dengan Byzantium, Siria (Syam), Mesir, Persia, dan Babilonia. Ada banyak orang Yahudi dan Kristen yang tinggal di daerah itu, dan mereka akrab dengan filosofi Yunani ataupun Romawi. Orang-orang Kristen berhubungan dengan Roma. Orang-orang Yahudi berhubungan dengan Babilonia dan Persia. Sangat mudah untuk melihat bagaimana teori-teori serupa mengenai perkembangan embrio sampai kepada telinga Muhammad.
Akhirnya, kembali kepada ayat yang berbicara mengenai perkembangan anak sebelum dilahirkan, saya akan berkata mereka juga keliru. Qur'an mengatakan bahwa gumpalan darah kemudian menjadi tulang dan kemudian Tuhan "membungkus tulang dengan daging" (Surah 23:13-14). Adalah suatu fakta ilmiah bahwa jaringan terbentuk lebih dulu, dan tulang tumbuh sesaat kemudian, dan terus bertambah kuat (dengan membangun kalsium) bertahun-tahun setelah kelahiran. Oleh sebab itu, ini sudah jelas adalah satu dari banyak ketidakcermatan ilmiah dalam al-Qur'an.
Ketidakmasukakalan Ilmu Pengetahuan dalam Qur'an dan Hadis
Untuk percaya kepada Qur'an adalah untuk tidak berpikir secara rasionil. Ada banyak kisah dan kesalahan-kesalahan ilmiah dalam teks Qur'an, dan Hadis. Kaum Muslim menerima berbagai kemustahilan ilmu pengetahuan dengan ketaatan yang buta. Dunia telah berkembang secara keseluruhan, dan telah melepaskan banyak ketakutan-ketakutan dan takhyul-takhyul yang dimiliki oleh peradaban primitif dari masa lampau. Sayangnya, karena teks Qur'an dita'zimkan, orang-orang tidak mempertanyakan berbagai konsep-konsep takhyul yang seharusnya dapat diatasi kaum Muslim sejak dahulu.
Untuk memulai, saya akan memberikan contoh tentang suatu dongeng yang berasal dari kebudayaan Hindu. Berdasarkan tradisi Hindu, dewa Siwa meninggalkan isterinya sendirian di rumah untuk waktu yang lama. Suatu hari isterinya mengambil kulit dari tubuhnya sendiri, dan menggunakannya untuk membuat seorang anak. Anak itu digunakan untuk melindungi dia, dan juga rumah. Ketika Siwa pulang, anak itu menolak untuk membiarkannya masuk ke rumah. Tanpa keraguan Siwa menarik pedangnya dan memenggal anak itu. Isteri Siwa sangat marah, dan untuk memperbaiki apa yang telah ia perbuat, Siwa pergi dan memenggal kepala seekor gajah, dan meletakkannya pada tubuh anak itu. Inilah sebabnya mengapa dewa Hindu Ganesha memiliki tubuh manusia, namun berkepala gajah.
Sekarang setelah saya sampaikan kisah ini, akankah seorang Muslim mempercayainya? Tentu saja tidak. Ini adalah kisah yang tak masuk akal. Tak ada gunanya mendebat permasalahan ini, sudah jelas bahwa ini tidak benar. Ini adalah kisah yang diciptakan oleh suatu kebudayaan primitif. Jika mudah untuk mencermati bahwa ini adalah suatu dongeng, mengapa begitu sulit bagi kaum Muslim untuk melihat dongeng-dongeng di dalam teks mereka sendiri? Saya sekarang akan memberikan penjelasan singkat mengenai sebagian dari kesalahan-kesalahan ilmu pengetahuan dalam Qur'an.
3 ] Cerita Pertuturan Sempurna Hazrat Isa Almasih semasa Baginda Seorang Bayi
Qur'an memberitahukan kita bahwa 'Isa Al-Masih sebagai seorang anak dapat berbicara dengan kalimat-kalimat yang utuh di umur yang baru sehari (Surah 19:29-33)! Padahal cerita ini langsung tidak dapat didalam Kitab Suci Injil. Sementara kaum Muslim dan Kristen memperdebatkan pengetahuan ilmiah yang tertulis dalam halaman-halaman Qur'an, seorang pemikir yang berakal sehat dapat melihat dengan jelas bahwa gagasan seorang bayi yang berbicara adalah menggelikan. Sebenarnya, ini adalah suatu kisah (mitos) yang diangkat oleh Muhammad, dan disisipkan kedalam teks Qur'an.
Untuk kemustahilan-kemustahilan ilmu pengetahuan selanjutnya lihat Hadis berikut ini:
4 ] Batu dan Pohon yang Bercakap-cakap
Sahih Muslim, Kitab 40, Nomer 6985:
Dikisahkan oleh Abu Hurayrah:
Rasul Allah (saw) berkata: Saat terakhir tak akan datang kecuali bila kaum Muslim bertempur melawan Yahudi dan kaum Muslim akan membunuh mereka hingga bangsa Yahudi akan menyembunyikan diri mereka di balik sebuah batu atau sebatang pohon dan sebuah batu atau sebatang pohon akan berkata: "Muslim, atau pelayan Allah, ada seorang Yahudi dibalikku; datang dan bunuh dia"; tetapi pohon Gharqad tak akan berkata-kata, karena itu adalah pohonnya bangsa Yahudi.
Orang yang berakal sehat dapat dengan cepat menyadari kekonyolan dasar dari Hadis ini. Ada kesalahan secara ilmiah di banyak tingkatan. Pertama, gagasan tentang bebatuan dan pepohonan yang berbicara adalah dari dunia cerita dongeng. Bagi batu maupun pohon untuk berbicara, perlu otak, paru-paru, tali suara yang tepat, dan pemahaman mengenai bahasa yang dipergunakan. Yang sama mengganggunya adalah pernyataan bahwa satu dari pepohonan ini, pohon Gharqad, akan berpihak pada orang-orang Yahudi.
5 ] Awan yang Berbicara
Bila pemikiran tentang pepohonan dan bebatuan yang berbicara belum cukup, Qur'an mengatakan tentang awan yang dapat berbicara. Allah berkata kepada awan "datanglah dengan suka hati atau terpaksa" dan mereka menjawab "kami datang dengan suka hati" (Surah 41:11). Kebanyakan pembaca melewati begitu saja ayat ini, namun banyak pertanyaan timbul saat menganalisanya. Pada batasan apa uap air memiliki kesadaran? Adakah air merupakan molekul yang hidup? Dengan dua tom hidrogen, dan satu oksigen, dimanakah otak maupun mulut yang dibutuhkan untuk berbicara?
Kisah-kisah mengenai benda-benda mati (bebatuan, dsb) yang bertindak sebagaimana mahluk-mahluk hidup juga ditemukan dalam Qur'an. Ada kisah-kisah tentang pegunungan yang memiliki rasa takut (surah 33:72). Ketakutan adalah suatu emosi yang disebabkan oleh reaksi-reaksi kimiawi dalam otak. Apakah pegunungan, yang menghasilkan batu dan debu, yang punya otak dengan reaksi-reaksi kimiawi tersebut nyata?
6 ] Matahari Terbenam ke dalam Air Berlumpur di Bumi.
Satu kesalahan pokok secara ilmiah dalam Qur'an dapat dilihat di ayat-ayat berikut ini:
"Dan ia menelusuri jalan; Hingga, ketika dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di mata air berlumpur, dan mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: Hai Zulkarnain! Kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka." (surah 18:85-86)
Ini adalah satu kesalahan besar ilmu pengetahuan yang utama dalam Qur'an. Seseorang berjalan hingga ia mencapai tempat bersinarnya matahari, dan menyaksikannya bersinar di sebuah mata air berlumpur. Ilmu pengetahuan moderen telah mengajarkan kita bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Ayat di atas yang dikutip dari Qur'an sepertinya menyatakan bahwa mataharilah yang bergerak, sekaligus terletak di bumi! Bila matahari menyentuh permukaan bumi, semua akan terbakar, dan semua kehidupan akan mati.
7 ] Jin Sebagai Pengantara Berita dari Syurga
Keanehan lainnya adalah mahluk khayalan yang dalam Islam disebut sebagai Jin. Ada orang-orang Muslim yang percaya bahwa Jin saling berdiri di atas bahu sesama mereka hingga menuju surga, dan menyimak apa yang sedang dipercakapkan. Ada Hadis yang dikisahkan oleh Aisha (Sahih Bukhari Jilid 9, Kitab 93, Nomor 650) yang mengatakan para tukang ramal dan cenayang menerima sebagian informasi mereka dari Jin yang secara sembunyi-sembunyi mendapatkan info ini dengan menyimak percakapan di surga. Qur'an mengatakan bahwa bintang-bintang diciptakan untuk membela surga dari para pencuri dengar (Qur'an 37:6-8), sekaligus juga mengatakan bahwa bintang-bintang tersebut dipergunakan sebagai senjata (proyektil) untuk mengusir mereka (Qur'an 67:5).
Pertama-tama, jika Jin dapat mencapai surga dengan saling berdiri di bahu sesama mereka, berarti surga ada dalam jarak tertentu dari bumi. Jika ini benar, maka pada akhirnya kita akan dapat terbang ke surga dengan pesawat angkasa, atau melihatnya dengan teleskop. Yang lebih buruk dalam teori ini adalah gagasan bahwa bintang-bintang digunakan untuk melempari Jin. Bintang-bintang pada dasarnya adalah benda yang tak bergerak, tapi orang dapat memaklumi bagaimana orang-orang Arab pada abad ke 7 mungkin terpesona oleh pemandangan langit. Kisah ini seakan menyalahartikan meteor (bintang jatuh) dengan bintang. Pengarang Qur'an dan Hadis mungkin mengira bintang dan "bintang jatuh" adalah sama, pada kenyataannya mereka berbeda.
8 ] Manusia Dapat Memahami Bahasa-bahasa Serangga dan Hewan
Menurut Qur'an ada manusia yang dapat memahami percakapan para binatang (Qur'an 27:18-19). Sementara para ahli ilmu hewan telah menyusun cara-cara berkomunikasi dengan monyet dan simpanse, belum ada manusia yang dapat memahami "bahasa" dari spesies yang berbeda dengan kita. Kemampuan untuk berbicara seperti manusia terbentuk oleh otak yang telah berkembang dengan pola-pola pikir yang kompleks, sesuatu yang tidak dimiliki oleh kebanyakan binatang. Sebab itu, menganggap bahwa manusia dapat memahami bahasa binatang adalah menggelikan.
Apa yang lebih buruk adalah ayat-ayat yang menyebutkan bahwa orang ini mendengar percakapan para semut! Adalah fakta ilmu pengetahuan bahwa semut tidak memiliki pola kemampuan berbicara. Mereka berkomunikasi lewat secara kimiawi, dan semacam aroma. Dengan kata lain mereka berkomunikasi lewat penciuman, bukan suara! Kesalahan besar ini dapat dipahami, karena orang awam Arab dalam abad ke tujuh tidak akan mengetahui ini. Bagaimanapun kurangnya pengetahuan tentang dunia hewan membuktikan kemanusiaan sebagai sumber teks Kitab itu, dan memustahilkan teori-teori tentang Quran yang berasal dari Tuhan.
9 ] Bulan dan Bintang - Lampu-lampu ?
Qur'an menyebutkan bahwa Allah menciptakan langit berlapis-lapis. Dia menciptakan tujuh langit, dan menghiasi langit yang terendah dengan lampu-lampu (Surah 67:3-5) dan memperindahnya dengan kecantikan bintang-bintang (Surah 37:6). Qur'an juga mengatakan bahwa bulan ada di dalam ketujuh langit ini (Surah 71:15-16). Jika bintang-bintang (lampu-lampu) berada di langit yang terendah, mereka dapat lebih dekat ke bumi dari pada bulan, atau sekurang-kurangnya memiliki jarak yang sama terhadap bumi sebagaimana bulan. Kedua-duanya secara ilmiah tidak benar. Adalah suatu kenyataan yang sudah diketahui bahwa bintang-bintang berada lebih jauh lagi daripada bulan.
10 ] Hewan Seperti Monyet Islam Harus direjam Seperti Manusia
Hadis berikut ini berbicara tentang para monyet yang adalah Muslim:
Sahih Bukhari Jilid 5, Kitab 58, Nomor 188:
Disampaikan oleh 'Amr bin Maimun:
"Saat jaman jahiliyah sebelum Islam saya menyaksikan seekor monyet betina dikelilingi oleh sejumlah monyet. Mereka semua melemparinya dengan batu, karena monyet betina itu telah melakukan perzinahan. Saya pun, ikut melempari batu bersama mereka."
Ini adalah peraturan dalam Islam bahwa wanita yang melakukan perzinahan akan dilempari batu. Menurut Hadis Sahih Bukhari di atas para monyet juga dikenai hukum ini. Hukum-hukum syariah apa lagi yang diikuti oleh para monyet? Apakah mereka juga diwajibkan untuk melakukan ziarah ke Mekah? Apakah mereka diwajibkan membaca Qur'an? Apa yang merupakan perzinahan dalam dunia monyet? Ini hanyalah dongeng semata. Mirip dengan cerita yang terdapat dalam Ramayana, suatu syair kepahlawanan Hindu kuno, yang berkisah tentang monyet Hanuman, dan bangsanya, bertarung untuk menguasai kerajaan monyet.
11 ] Kuasa Kaum Wanita dan Anjing Untuk Membatalkan Solat
Ada suatu Hadis (Sahih Bukhari Jilid 1, Kitab 9, Nomor 490) yang mengatakan bahwa jika seorang wanita dan seekor anjing lewat di depanmu saat engkau sembahyang, doa itu tak akan sampai ke surga. Sementara terdapat pengertian yang tidak sehat, sempit dan chauvinis disini, saya tertarik untuk perhatikan pada aspek ilmiahnya, yang cukup lucu.
Ada apa dengan wanita dan anjing yang membatalkan doa? Adakah orang yang bersholat terpengaruh oleh sejenis gelombang sonik yang dihasilkan oleh wanita dan anjing? Jelas tidak ada penjelasan ilmiah terhadap hadis yang tak masuk akal lagi karut ini. Tak seorangpun perlu terkejut akan hal ini, sebagaimana banyak Hadis yang mengatakan bahwa para anjing adalah jahat, dan harus dibunuh. Sahih Bukhari Jilid 4, Kitab 54, Nomor 540 menyebutkan secara jelas: "Nabi Allah memerintahkan bahwa anjing-anjing harus dibunuh."
12 ] Perintah-perintah yang Tidak Seimbang Bagi Hewan-hewan
Tentu saja ketika sampai kepada pembunuhan binatang, berlaku hukum-hukum berbeda bagi jenis-jenis yang berbeda. Anjing dibunuh seketika, tetapi ular mendapatkan pertama kali peringatan secara lisan jika datang ke rumahmu. Jika ular datang untuk kedua kalinya, bunuh ia (Sunan Abu Dawud Kitab 41, Nomor 5240). Hal yang menarik berkenaan dengan Hadis itu adalah kenyataan bahwa ular tidak dapat mendengar. Adalah cukup buruk menganggap bahwa binatang apapun akan memahami peringatan lisan kamu, tetapi menganggap dan mengajar bahwa seekor binatang yang tuli akan mengerti kamu adalah sangat menggelikan. Sama saja dengan menulis pesan kepada seekor kelelawar, dan meninggalkannya di pintumu sehingga si kelelawar mungkin membacanya kemudian!
13 ] Air adalah Murni dan Tidak Dapat Dicemari
Hadis berikut ini menunjukkan amalan-amalan kebersihan dan kesehatan yang buruk dari Muhammad dan para pengikutnya:
Sunan Abu Dawud Kitab 1, Nomor 0067:
Dikisahkan Abu Sa'id al-Khudri:
"Saya mendengar bahwa orang menanyai Nabi Allah (saw): Air diambilkan untukmu dari sumur Buda'ah. Itu adalah suatu sumur dimana mayat anjing, pembalut wanita dan kotoran manusia dibuang. Nabi Allah (saw) menjawab: Sesungguhnya air adalah murni dan tidak tercemar oleh apapun."
Persoalan di sini bukan kesehatan, namun lebih kepada kurangnya pemahaman ilmiah tentang bakteri, virus, dan kuman yang dapat hidup dalam air. Kotoran tubuh adalah penyebab umum air menjadi tercemar Escherichia coli (E. coli), bakteri yang biasanya terdapat dalam usus besar yang mematikan bagi manusia bila termakan. Air yang tercemar mayat anjing ataupun cairan haid dapat menjadi sama bahayanya.
Kesimpulan
Kaum Muslim menyebutkan mujizat-mujizat ilmiah yang dinyatakan tanpa bukti di dalam Qur'an dan Hadis untuk mencoba dan membuktikan dasar keilahian keyakinan mereka. Dalam kajian singkat mengenai ilmu pengetahuan Islam ini, pernyataan-pernyataan ini telah ditolak. Jelas tak ada kekuatan gaib yang memberikan Muhammad 'informasi ilmiah sains' ini. Sebanyak tigabelas kekeliruan dan kesilapan-kesilapan serta perselisihan sudah terhurai di atas. Sementara kaum Muslim mendebat bahwa pengetahuan ilmiah yang sudah maju dalam Qur'an itu adalah merupakan tanda dari keilahian asal mereka, tokoh-tokoh dan pemikir yang rasionil menunjukkan bahwa kekeliruan-kekeliruan ilmiah yang banyak dan nyata serta perselisihan dalam Qu'ran itu menunjukkan kepada asalnya yang sesungguhnya dari tangan dan kata-kata manusiawi.
"Satu dari hal yang paling luar biasa dalam Quran adalah bagaimana ia menguraikan ilmu pengetahuan. Quran yang dinyatakan kepada Muhammad (saw) pada abad ke 7 berisikan fakta-fakta ilmiah menakjubkan yang sedang ditelusuri di abad ini. Para ahli ilmu pengetahuan terkejut dan kerap terbungkam saat mereka diperlihatkan betapa terperinci dan akuratnya beberapa ayat dalam Quran tentang ilmu pengetahuan moderen.."
Artikel ini akan menghadapi pertanyaan ini, sebagaimana juga menghadapi berbagai ayat-ayat dari Qur'an yang disebut kaum Muslim sebagai keajaiban ilmu pengetahuan. Artikel ini juga akan melihat berbagai kejanggalan ilmu pengetahuan yang ditemukan dalam Qur'an dan Hadis yang tidak disebut oleh banyak kaum Muslim.
Dari sekitar 1 milyar kaum Muslim di bumi, 90% adalah Suni. Oleh karena itu, artikel ini akan menghadapi ajaran-ajaran Islam Suni. Literatur hadis adalah, hampir semuanya, khas Islam Suni, dimana sekte lainnya (Syiah, Submitter, Sufi) tidak menganggap tulisan-tulisan tersebut semulia sebagaimana yang kaum Suni lakukan. Sebagai contoh, sekte Islam Syiah tidak mempercayai dan tidak mengimani langsung koleksi hadis sekte Suni, walau pun mereka berjumlah kurang daripada sekte Suni itu. Karena itu, menyebutkan berbagai Hadis dalam kajian ini hanya relevan di dalam suatu diskusi mengenai Islam sekte Suni.
1 ] Penciptaan Bumi
Para kaum cendekia moderen telah mengkritik Alkitab tentang pernyataannya bahwa Bumi diciptakan dalam enam hari. Hal ini sudah dianggap hanyalah sebagai suatu mitos yang dibuat oleh orang jaman dahulu kala untuk menjelaskan bagaimana dunia diciptakan. Qur'an telah membuat kesalahan yang sama mengenai kwantitas waktu yang dibutuhkan dalam penciptaan bumi, sebagaimana terlihat dalam ayat berikut ini:
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada antara keduanya, dalam enam masa, dan Kami sedikit pun tidak ditimpa keletihan.
(Qur'an 50:38)
Adalah suatu fakta yang sudah diketahui bahwa Muhammad berhubungan dengan kaum Yahudi dan Kristen, dan banyak bagian dari Qur'an yang mengikuti Alkitab. Sementara Qur'an tidak memiliki pernyataan Alkitab dimana "pada hari yang ke tujuh Allah beristirahat" (Kejadian 2:2) Qur'an masih tetap menyatakan bahwa bumi tercipta dalam enam hari.
Kaum Muslim yang berusaha untuk mensejajarkan Qur'an dengan ilmu pengetahuan moderen, menunjukkan bahwa Qur'an juga mengatakan bahwa sehari bagi Allah dan para malaikat adalah sama dengan 50,000 tahun (Qur'an 70:4). Dalam mengutip ayat ini, kaum Muslim berusaha menyampaikan bahwa dunia diselesaikan dalam 300,000 ( 6 x 50,000) tahun. Walaupun merupakan usaha yang bagus, pada kenyataannya tetap tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan moderen, yang menyebutkan bahwa butuh waktu beberapa milyar tahun bagi Bumi untuk mencapai tahap ini. Miliaran tahun berlalu sebelum adanya tanaman, hutan, maupun binatang-binatang.
Selanjutnya, pernyataan tersebut membukakan Qur'an kepada lebih banyak kritik. Ayat yang menyatakan tanpa bukti sehari sama dengan 50,000 tahun (Qur'an 70:4) menyebutkan:
"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun."Ayat ini sebenarnya seperti mendiskusikan tentang kecepatan waktu tempuh bagi para malaikat. Kemungkinan mengatakan bahwa para malaikat dapat menempuh perjalanan dalam sehari, suatu kwantitas jarak yang bagi mahluk lainnya butuh 50,000 tahun untuk menyelesaikannya. Tujuan saya bukan untuk menawarkan tafsiran-tafsiran alternatif bagi kisah ini. Bagaimanapun, saya mendebat pernyataan bahwa ayat ini menyebutkan sehari setara dengan 50,000 tahun karena hal itu menyangkal bagian-bagian Qur'an lainnya!
Sehari tidak mungkin sebanding dengan 50,000 tahun karena menurut Qur'an, sehari sebanding dengan 1,000 tahun manusia (Qur'an 22:47 & 32:5). Selanjutnya, dengan menyatakan Allah butuh 300,000 tahun untuk menciptakan Bumi adalah mempermalukan Tuhannya Islam, karena saat ia menciptakan, ia berkata "Jadilah!" Lalu jadilah ia (Qur'an 2:117).
2 ] Qur'an tentang Embriologi
Di tahun 1982 Keith Moore, seorang profesor di Universitas Toronto, menghasilkan sebuah buku berjudul "The Developing Human, edisi ke 3". Dalam buku ini Moore menyatakan keterkejutannya mengenai bagaimana perkembangan embrio dikisahkan dalam Qur'an. Moore akan melanjutkan membuat edisi bukunya yang keempat dan kelima, juga buku lainnya yang berjudul "Human Development as described in the Quran and Sunnah" (Perkembangan Manusia seperti yang dilukiskan dalam Quran dan Sunnah), yang mana semuanya itu disebut oleh banyak kaum Muslim dengan rasa bangga. Moore dan para kaum Muslim pendukungnya merujuk kepada ayat berikut ini:
"Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani dalam tempat yang kokoh; Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah; lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging; dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging; kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain." (Surah 23:13-14)
Tentu saja, sepintas, ini terlihat seperti suatu pernyataan yang luar biasa yang dihasilkan seorang "Arab dari padang pasir abad ke 7". Namun, dengan penelitian yang lebih dekat, seseorang akan menyadari adanya penjelasan maupun kesalahan bagi ayat ini. Pertama kita harus bertanya apakah ini merupakan suatu teori yang asli, dan kedua kita harus bertanya apakah itu benar.
Banyak orang yang terkagum-kagum dengan disinggungnya sperma di dalam ayat ini. Tetapi ini tidaklah istimewa. Sejak permulaan jaman manusia telah sadar akan "benih" yang dikeluarkan oleh zakar saat persetubuhan. Alkitab, yang merupakan teks yang jauh lebih tua daripada Qur'an menyampaikan kisah tentang seorang lelaki yang dibunuh oleh Tuhan karena "membiarkan benihnya tumpah ke tanah." (Kejadian 38:9-10).
Keseluruhan kajian mengenai kehidupan manusia sebagaimana yang disinggung dalam Qur'an sama sekali tidak asli. Sementara kaum Muslim berusaha menegaskan bahwa Muhammad membuat pernyataan-pernyataan ini sebelum para ilmuwan menemukannya, mereka keliru. Teori-teori mengenai pembentukan seorang anak di dalam rahim telah dikemukakan oleh Aristotles sekitar 1,000 tahun sebelum Qur'an ditulis. Kenyataannya Aristotles dengan tepat melukiskan fungsi dari tali pusar, sesuatu yang tidak disebutkan dalam Qur'an, menunjukkan bahwa para filsuf yang telah ada sebelumnya sadar akan hal-hal serupa yang disebutkan Muhammad dan lainnya. Setiap bahasan mengenai perkembangan manusia dalam Qur'an serupa dengan teori-teori Romawi dan Yunani. Perhatikan ayat berikut yang membahas tentang sperma/air mani :
"Dia diciptakan setetes (sperma) yang terpancar -- Yang keluar dari antara tulang punggung dan tulang rusuk." (Surah 86:6-7)
Jelas ayat ini salah, dan jelas memiliki sumber pada teori-teori sebelumnya. Pertama-tama, bagi sperma/air mani untuk berasal dari antara punggung dan tulang rusuk sama saja berarti berasal dari ginjal! Kita tahu bahwa sperma diproduksi dalam buah pelir, namun orang-orang di jaman Muhammad tidak mengetahui hal ini. Sebelas abad sebelum Muhammad, Hipokrates dokter berkebangsaan Yunani merumuskan bahwa sperma mengalir melewati ginjal kedalam zakar. Selama berabad-abad ini adalah keyakinan yang diterima (dan keliru) mengenai asal muasal sperma.
Ada beberapa yang menyatakan Muhammad tidak memiliki hubungan dengan orang-orang Yunani maupun Romawi. Arab di jaman sebelum Islam jelas memiliki hubungan dengan Byzantium, Siria (Syam), Mesir, Persia, dan Babilonia. Ada banyak orang Yahudi dan Kristen yang tinggal di daerah itu, dan mereka akrab dengan filosofi Yunani ataupun Romawi. Orang-orang Kristen berhubungan dengan Roma. Orang-orang Yahudi berhubungan dengan Babilonia dan Persia. Sangat mudah untuk melihat bagaimana teori-teori serupa mengenai perkembangan embrio sampai kepada telinga Muhammad.
Akhirnya, kembali kepada ayat yang berbicara mengenai perkembangan anak sebelum dilahirkan, saya akan berkata mereka juga keliru. Qur'an mengatakan bahwa gumpalan darah kemudian menjadi tulang dan kemudian Tuhan "membungkus tulang dengan daging" (Surah 23:13-14). Adalah suatu fakta ilmiah bahwa jaringan terbentuk lebih dulu, dan tulang tumbuh sesaat kemudian, dan terus bertambah kuat (dengan membangun kalsium) bertahun-tahun setelah kelahiran. Oleh sebab itu, ini sudah jelas adalah satu dari banyak ketidakcermatan ilmiah dalam al-Qur'an.
Ketidakmasukakalan Ilmu Pengetahuan dalam Qur'an dan Hadis
Untuk percaya kepada Qur'an adalah untuk tidak berpikir secara rasionil. Ada banyak kisah dan kesalahan-kesalahan ilmiah dalam teks Qur'an, dan Hadis. Kaum Muslim menerima berbagai kemustahilan ilmu pengetahuan dengan ketaatan yang buta. Dunia telah berkembang secara keseluruhan, dan telah melepaskan banyak ketakutan-ketakutan dan takhyul-takhyul yang dimiliki oleh peradaban primitif dari masa lampau. Sayangnya, karena teks Qur'an dita'zimkan, orang-orang tidak mempertanyakan berbagai konsep-konsep takhyul yang seharusnya dapat diatasi kaum Muslim sejak dahulu.
Untuk memulai, saya akan memberikan contoh tentang suatu dongeng yang berasal dari kebudayaan Hindu. Berdasarkan tradisi Hindu, dewa Siwa meninggalkan isterinya sendirian di rumah untuk waktu yang lama. Suatu hari isterinya mengambil kulit dari tubuhnya sendiri, dan menggunakannya untuk membuat seorang anak. Anak itu digunakan untuk melindungi dia, dan juga rumah. Ketika Siwa pulang, anak itu menolak untuk membiarkannya masuk ke rumah. Tanpa keraguan Siwa menarik pedangnya dan memenggal anak itu. Isteri Siwa sangat marah, dan untuk memperbaiki apa yang telah ia perbuat, Siwa pergi dan memenggal kepala seekor gajah, dan meletakkannya pada tubuh anak itu. Inilah sebabnya mengapa dewa Hindu Ganesha memiliki tubuh manusia, namun berkepala gajah.
Sekarang setelah saya sampaikan kisah ini, akankah seorang Muslim mempercayainya? Tentu saja tidak. Ini adalah kisah yang tak masuk akal. Tak ada gunanya mendebat permasalahan ini, sudah jelas bahwa ini tidak benar. Ini adalah kisah yang diciptakan oleh suatu kebudayaan primitif. Jika mudah untuk mencermati bahwa ini adalah suatu dongeng, mengapa begitu sulit bagi kaum Muslim untuk melihat dongeng-dongeng di dalam teks mereka sendiri? Saya sekarang akan memberikan penjelasan singkat mengenai sebagian dari kesalahan-kesalahan ilmu pengetahuan dalam Qur'an.
3 ] Cerita Pertuturan Sempurna Hazrat Isa Almasih semasa Baginda Seorang Bayi
Qur'an memberitahukan kita bahwa 'Isa Al-Masih sebagai seorang anak dapat berbicara dengan kalimat-kalimat yang utuh di umur yang baru sehari (Surah 19:29-33)! Padahal cerita ini langsung tidak dapat didalam Kitab Suci Injil. Sementara kaum Muslim dan Kristen memperdebatkan pengetahuan ilmiah yang tertulis dalam halaman-halaman Qur'an, seorang pemikir yang berakal sehat dapat melihat dengan jelas bahwa gagasan seorang bayi yang berbicara adalah menggelikan. Sebenarnya, ini adalah suatu kisah (mitos) yang diangkat oleh Muhammad, dan disisipkan kedalam teks Qur'an.
Untuk kemustahilan-kemustahilan ilmu pengetahuan selanjutnya lihat Hadis berikut ini:
4 ] Batu dan Pohon yang Bercakap-cakap
Sahih Muslim, Kitab 40, Nomer 6985:
Dikisahkan oleh Abu Hurayrah:
Rasul Allah (saw) berkata: Saat terakhir tak akan datang kecuali bila kaum Muslim bertempur melawan Yahudi dan kaum Muslim akan membunuh mereka hingga bangsa Yahudi akan menyembunyikan diri mereka di balik sebuah batu atau sebatang pohon dan sebuah batu atau sebatang pohon akan berkata: "Muslim, atau pelayan Allah, ada seorang Yahudi dibalikku; datang dan bunuh dia"; tetapi pohon Gharqad tak akan berkata-kata, karena itu adalah pohonnya bangsa Yahudi.
Orang yang berakal sehat dapat dengan cepat menyadari kekonyolan dasar dari Hadis ini. Ada kesalahan secara ilmiah di banyak tingkatan. Pertama, gagasan tentang bebatuan dan pepohonan yang berbicara adalah dari dunia cerita dongeng. Bagi batu maupun pohon untuk berbicara, perlu otak, paru-paru, tali suara yang tepat, dan pemahaman mengenai bahasa yang dipergunakan. Yang sama mengganggunya adalah pernyataan bahwa satu dari pepohonan ini, pohon Gharqad, akan berpihak pada orang-orang Yahudi.
5 ] Awan yang Berbicara
Bila pemikiran tentang pepohonan dan bebatuan yang berbicara belum cukup, Qur'an mengatakan tentang awan yang dapat berbicara. Allah berkata kepada awan "datanglah dengan suka hati atau terpaksa" dan mereka menjawab "kami datang dengan suka hati" (Surah 41:11). Kebanyakan pembaca melewati begitu saja ayat ini, namun banyak pertanyaan timbul saat menganalisanya. Pada batasan apa uap air memiliki kesadaran? Adakah air merupakan molekul yang hidup? Dengan dua tom hidrogen, dan satu oksigen, dimanakah otak maupun mulut yang dibutuhkan untuk berbicara?
Kisah-kisah mengenai benda-benda mati (bebatuan, dsb) yang bertindak sebagaimana mahluk-mahluk hidup juga ditemukan dalam Qur'an. Ada kisah-kisah tentang pegunungan yang memiliki rasa takut (surah 33:72). Ketakutan adalah suatu emosi yang disebabkan oleh reaksi-reaksi kimiawi dalam otak. Apakah pegunungan, yang menghasilkan batu dan debu, yang punya otak dengan reaksi-reaksi kimiawi tersebut nyata?
6 ] Matahari Terbenam ke dalam Air Berlumpur di Bumi.
Satu kesalahan pokok secara ilmiah dalam Qur'an dapat dilihat di ayat-ayat berikut ini:
"Dan ia menelusuri jalan; Hingga, ketika dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di mata air berlumpur, dan mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: Hai Zulkarnain! Kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka." (surah 18:85-86)
Ini adalah satu kesalahan besar ilmu pengetahuan yang utama dalam Qur'an. Seseorang berjalan hingga ia mencapai tempat bersinarnya matahari, dan menyaksikannya bersinar di sebuah mata air berlumpur. Ilmu pengetahuan moderen telah mengajarkan kita bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Ayat di atas yang dikutip dari Qur'an sepertinya menyatakan bahwa mataharilah yang bergerak, sekaligus terletak di bumi! Bila matahari menyentuh permukaan bumi, semua akan terbakar, dan semua kehidupan akan mati.
7 ] Jin Sebagai Pengantara Berita dari Syurga
Keanehan lainnya adalah mahluk khayalan yang dalam Islam disebut sebagai Jin. Ada orang-orang Muslim yang percaya bahwa Jin saling berdiri di atas bahu sesama mereka hingga menuju surga, dan menyimak apa yang sedang dipercakapkan. Ada Hadis yang dikisahkan oleh Aisha (Sahih Bukhari Jilid 9, Kitab 93, Nomor 650) yang mengatakan para tukang ramal dan cenayang menerima sebagian informasi mereka dari Jin yang secara sembunyi-sembunyi mendapatkan info ini dengan menyimak percakapan di surga. Qur'an mengatakan bahwa bintang-bintang diciptakan untuk membela surga dari para pencuri dengar (Qur'an 37:6-8), sekaligus juga mengatakan bahwa bintang-bintang tersebut dipergunakan sebagai senjata (proyektil) untuk mengusir mereka (Qur'an 67:5).
Pertama-tama, jika Jin dapat mencapai surga dengan saling berdiri di bahu sesama mereka, berarti surga ada dalam jarak tertentu dari bumi. Jika ini benar, maka pada akhirnya kita akan dapat terbang ke surga dengan pesawat angkasa, atau melihatnya dengan teleskop. Yang lebih buruk dalam teori ini adalah gagasan bahwa bintang-bintang digunakan untuk melempari Jin. Bintang-bintang pada dasarnya adalah benda yang tak bergerak, tapi orang dapat memaklumi bagaimana orang-orang Arab pada abad ke 7 mungkin terpesona oleh pemandangan langit. Kisah ini seakan menyalahartikan meteor (bintang jatuh) dengan bintang. Pengarang Qur'an dan Hadis mungkin mengira bintang dan "bintang jatuh" adalah sama, pada kenyataannya mereka berbeda.
8 ] Manusia Dapat Memahami Bahasa-bahasa Serangga dan Hewan
Menurut Qur'an ada manusia yang dapat memahami percakapan para binatang (Qur'an 27:18-19). Sementara para ahli ilmu hewan telah menyusun cara-cara berkomunikasi dengan monyet dan simpanse, belum ada manusia yang dapat memahami "bahasa" dari spesies yang berbeda dengan kita. Kemampuan untuk berbicara seperti manusia terbentuk oleh otak yang telah berkembang dengan pola-pola pikir yang kompleks, sesuatu yang tidak dimiliki oleh kebanyakan binatang. Sebab itu, menganggap bahwa manusia dapat memahami bahasa binatang adalah menggelikan.
Apa yang lebih buruk adalah ayat-ayat yang menyebutkan bahwa orang ini mendengar percakapan para semut! Adalah fakta ilmu pengetahuan bahwa semut tidak memiliki pola kemampuan berbicara. Mereka berkomunikasi lewat secara kimiawi, dan semacam aroma. Dengan kata lain mereka berkomunikasi lewat penciuman, bukan suara! Kesalahan besar ini dapat dipahami, karena orang awam Arab dalam abad ke tujuh tidak akan mengetahui ini. Bagaimanapun kurangnya pengetahuan tentang dunia hewan membuktikan kemanusiaan sebagai sumber teks Kitab itu, dan memustahilkan teori-teori tentang Quran yang berasal dari Tuhan.
9 ] Bulan dan Bintang - Lampu-lampu ?
Qur'an menyebutkan bahwa Allah menciptakan langit berlapis-lapis. Dia menciptakan tujuh langit, dan menghiasi langit yang terendah dengan lampu-lampu (Surah 67:3-5) dan memperindahnya dengan kecantikan bintang-bintang (Surah 37:6). Qur'an juga mengatakan bahwa bulan ada di dalam ketujuh langit ini (Surah 71:15-16). Jika bintang-bintang (lampu-lampu) berada di langit yang terendah, mereka dapat lebih dekat ke bumi dari pada bulan, atau sekurang-kurangnya memiliki jarak yang sama terhadap bumi sebagaimana bulan. Kedua-duanya secara ilmiah tidak benar. Adalah suatu kenyataan yang sudah diketahui bahwa bintang-bintang berada lebih jauh lagi daripada bulan.
10 ] Hewan Seperti Monyet Islam Harus direjam Seperti Manusia
Hadis berikut ini berbicara tentang para monyet yang adalah Muslim:
Sahih Bukhari Jilid 5, Kitab 58, Nomor 188:
Disampaikan oleh 'Amr bin Maimun:
"Saat jaman jahiliyah sebelum Islam saya menyaksikan seekor monyet betina dikelilingi oleh sejumlah monyet. Mereka semua melemparinya dengan batu, karena monyet betina itu telah melakukan perzinahan. Saya pun, ikut melempari batu bersama mereka."
Ini adalah peraturan dalam Islam bahwa wanita yang melakukan perzinahan akan dilempari batu. Menurut Hadis Sahih Bukhari di atas para monyet juga dikenai hukum ini. Hukum-hukum syariah apa lagi yang diikuti oleh para monyet? Apakah mereka juga diwajibkan untuk melakukan ziarah ke Mekah? Apakah mereka diwajibkan membaca Qur'an? Apa yang merupakan perzinahan dalam dunia monyet? Ini hanyalah dongeng semata. Mirip dengan cerita yang terdapat dalam Ramayana, suatu syair kepahlawanan Hindu kuno, yang berkisah tentang monyet Hanuman, dan bangsanya, bertarung untuk menguasai kerajaan monyet.
11 ] Kuasa Kaum Wanita dan Anjing Untuk Membatalkan Solat
Ada suatu Hadis (Sahih Bukhari Jilid 1, Kitab 9, Nomor 490) yang mengatakan bahwa jika seorang wanita dan seekor anjing lewat di depanmu saat engkau sembahyang, doa itu tak akan sampai ke surga. Sementara terdapat pengertian yang tidak sehat, sempit dan chauvinis disini, saya tertarik untuk perhatikan pada aspek ilmiahnya, yang cukup lucu.
Ada apa dengan wanita dan anjing yang membatalkan doa? Adakah orang yang bersholat terpengaruh oleh sejenis gelombang sonik yang dihasilkan oleh wanita dan anjing? Jelas tidak ada penjelasan ilmiah terhadap hadis yang tak masuk akal lagi karut ini. Tak seorangpun perlu terkejut akan hal ini, sebagaimana banyak Hadis yang mengatakan bahwa para anjing adalah jahat, dan harus dibunuh. Sahih Bukhari Jilid 4, Kitab 54, Nomor 540 menyebutkan secara jelas: "Nabi Allah memerintahkan bahwa anjing-anjing harus dibunuh."
12 ] Perintah-perintah yang Tidak Seimbang Bagi Hewan-hewan
Tentu saja ketika sampai kepada pembunuhan binatang, berlaku hukum-hukum berbeda bagi jenis-jenis yang berbeda. Anjing dibunuh seketika, tetapi ular mendapatkan pertama kali peringatan secara lisan jika datang ke rumahmu. Jika ular datang untuk kedua kalinya, bunuh ia (Sunan Abu Dawud Kitab 41, Nomor 5240). Hal yang menarik berkenaan dengan Hadis itu adalah kenyataan bahwa ular tidak dapat mendengar. Adalah cukup buruk menganggap bahwa binatang apapun akan memahami peringatan lisan kamu, tetapi menganggap dan mengajar bahwa seekor binatang yang tuli akan mengerti kamu adalah sangat menggelikan. Sama saja dengan menulis pesan kepada seekor kelelawar, dan meninggalkannya di pintumu sehingga si kelelawar mungkin membacanya kemudian!
13 ] Air adalah Murni dan Tidak Dapat Dicemari
Hadis berikut ini menunjukkan amalan-amalan kebersihan dan kesehatan yang buruk dari Muhammad dan para pengikutnya:
Sunan Abu Dawud Kitab 1, Nomor 0067:
Dikisahkan Abu Sa'id al-Khudri:
"Saya mendengar bahwa orang menanyai Nabi Allah (saw): Air diambilkan untukmu dari sumur Buda'ah. Itu adalah suatu sumur dimana mayat anjing, pembalut wanita dan kotoran manusia dibuang. Nabi Allah (saw) menjawab: Sesungguhnya air adalah murni dan tidak tercemar oleh apapun."
Persoalan di sini bukan kesehatan, namun lebih kepada kurangnya pemahaman ilmiah tentang bakteri, virus, dan kuman yang dapat hidup dalam air. Kotoran tubuh adalah penyebab umum air menjadi tercemar Escherichia coli (E. coli), bakteri yang biasanya terdapat dalam usus besar yang mematikan bagi manusia bila termakan. Air yang tercemar mayat anjing ataupun cairan haid dapat menjadi sama bahayanya.
Kesimpulan
Kaum Muslim menyebutkan mujizat-mujizat ilmiah yang dinyatakan tanpa bukti di dalam Qur'an dan Hadis untuk mencoba dan membuktikan dasar keilahian keyakinan mereka. Dalam kajian singkat mengenai ilmu pengetahuan Islam ini, pernyataan-pernyataan ini telah ditolak. Jelas tak ada kekuatan gaib yang memberikan Muhammad 'informasi ilmiah sains' ini. Sebanyak tigabelas kekeliruan dan kesilapan-kesilapan serta perselisihan sudah terhurai di atas. Sementara kaum Muslim mendebat bahwa pengetahuan ilmiah yang sudah maju dalam Qur'an itu adalah merupakan tanda dari keilahian asal mereka, tokoh-tokoh dan pemikir yang rasionil menunjukkan bahwa kekeliruan-kekeliruan ilmiah yang banyak dan nyata serta perselisihan dalam Qu'ran itu menunjukkan kepada asalnya yang sesungguhnya dari tangan dan kata-kata manusiawi.
Tuesday, January 19, 2010
Do'a di dinding shalat malam
Do'a di dinding shalat malam
Arifinto Pks
Yaa Allah! Tanamkanlah dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Jauhkanlah dariku kemurkaan-Mu dan api neraka dengan pertolongan-Mu,... Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.
Rini Roosnita Dewi
Ya Allah jika dia memang jodoh yang Engkau ridhai untukku. Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMU. Agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMU, amin ..
Tatik Ratna Dewi
Ya Allah, di bulan penuh berkah dan rahmatmu ini....hamba memohon agar Engkau berkenan menuntun hamba dalam kebaikkan dan menjauhkan keburukan, mengampuni segala kesalahan2 hambamu, melimpahkan rezeki yang halal, dan memberikan kesempatan agar hamba... bisa menjadi seorang anak, ibu, istri, sahabat dan teman yang soleha untuk semua. aminBaca Selengkapnya
Syarif Zulkifli
Ya Allah... kami bersyukur dengan semua yang kau berikan selama ini.
Alhamdulillah... Engkau lahirkan hamba di keluarga yang terhormat.
Engkau berikan hamba otak dan hati yang bermanfaat.
Engkau berikan hamba istri yang selalu sabar menerima segala kek...urangan.
Engkau berikan hamba putra-putri yang lucu dan pintar.
Ya Allah jauhkanlah kami dari segala aib dan kehinaan. jauhkanlah kami dari segala fitnah dan bahaya.
Ya Allah semua amal ibadah yang kami lakukan hanyalah untuk mendapatkan ganjaran dari_Mu semata. Kekayaan dan kemuliaan yang Engkau berikan kepada hamba semoga bermanfaat bagi orang tua, keluarga, sahabat, dan semua orang yang berada di sekitar hamba. Semua kenikmatan yang Engkau berikan di dunia ini membuat hamba semakin dekat denganMu. Amin... amin... ya rabbal alamin.Baca Selengkapnya
Priyo Sasongko
Ya ALLAH...Yang Maha Indah...hiasilah hatiku dengan keindahanMU...agar hati ini tak berpaling pada keindahan dunia semata...Ya ALLAH...Yang Maha Mempesona...berikanlah pancaran pesonaMU kepadaku...agar diriku tidak terpesona dengan dunia yang melenakan ini...Amin..
Inda Tri Sarasati
Ya Allah..kuatkanlah ragaku untuk mengabdi padaMu..kukuhkanlah jiwaku untuk melaksanakan niatku..karuniakan kepadaku kesungguhan untuk bertakwa kepadaMu...Amiin
Santi Dahlan
Y Rabb.. Yang Menerima orang yang sedikit amalnya dan memaafkan orang yang banyak dosanya, terimalah aku orang yang sedikit amalnya dan maafkan aku orang yang besar dosanya. Sesungguh AllaH Maha Pengampun dan Maha Penyayang...Aamiin..
Mita Diana Sasanti
Ya Allah Ya Robb. aku mohon Ridlo dan pertolonganMu.....lapangkanlah dadaku, mudahkan urusanku..dan lepaskanlah rasa kaku dilidahku, agar mereka mengerti perkataanku dan jauhkanlah aku dari orang-orang lalim...amien Ya Robbalallamin..
Santi Dahlan
Y Rabb..Terimalah apa yang ada dari shalatku dan shaumku Jadikan hari esokku dan sesudahnya lebih baik dari saat ini dan hari ini.
Ika Kaila
Ika Kaila
Ya Allah...ampunilah hamba dan kedua orang tua hamba serta berilah kemudahan dan ridho-MU atas ikhtiar yg hamba lakukan...amiin ^_^
Ummi Kalsum
Ya Robby... Tuhan yg mmbolak balikn hati, tetapknlah hatiku pd agamaMU, dan jadiknlah hati yg aku miliki ini, hati yg bersih dr segala ssuatu yg mngotorinya... Hanya kpadaMU aku brlindung dr tipu muslihat dan perangkap syetan...
Viptia Esti
Ya Allah ya Rabb, bismillahirrahmanirrahim, innasholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin. Semoga hari ini puasaku adalah salah satu yang terbaik di mata Mu. Amien..
Ike Ristianti
Ya Allah... ampunilah dosa2 hamba mu ini, dosa2 kedua orang tua hamba, dosa suami hamba. Lindungilah kami selalu dalam hidayah agama mu ya Allah.. Tiada daya dan upaya kami ini selain dengan pertolongan dan ridho mu ya Allah..
Arie Setiawan
Allahumma Sholli Alla Syaidina Muhammad, Ya Allah Mampukan Kami dan izinkan Kami sekeluarga Berdoa kepadamu di tanah Suci Mekkah serta Berilah kami kemampuan untuk dapat menjadi jalan kebahagiaan bagi kedua orang tua kami, Bahagiakan Keluarga kami Ya... Allah dengan cinta dan Rahmat Mu semoga Kami termasuk dalam kelompok orang-orang yang mencintai Mu. AmiinBaca Selengkapnya
Chyezty Alvaiby
Ya Allah.. Baru saja engkau tunjukan kekuasan mu.. Bahwa kematian sungguh berada ditanganMu.. Entah kapan, dimana, dan bagaimana. Ya Allah izinkanlah aq, kdua org tuaqu, adikqu, dan smua org yg ku kenal agar meninggal dalam keadaan islam dalam keadaan khusnul khotimah..
Andri Mardiansyah
ya Allah, ampuni semua dosa2 hambaMu ini, ampuni jg smua dosa istri dan anak hamba, terimakasih untuk smua yang tlah Engkau berikan, hamba mohon mudahkanlah smua urusan hamba, sanggupkanlah hamba menunaikan kewajiban sebagai suami dan orang tua yang ...bermanfaat, hamba mohon lunasilah semua hutang2 hamba, hamba betul2 sangat letih dengan hutang2 hamba, ya Allah kabulkanlah smua hajat2 dan smua doa2 hambaMu yang tak pernah merasa bersyukur akan nikmatMu ini smua.Baca Selengkapnya
Feb Rini
Ya Allah, ampunilah dosa2 hamba kedua orangtua hamba, seluruh keluarga hamba, jauhkanlah kami dari perpecahan, saling iri, saling dengki. Ya Allah satukanlah kami dalam kasih Mu, bukakanlah pintu hati kami agar kami bisa saling memaafkan kesalahan2 d...imasa lampau, Ya Allah hancurkan rasa benci itu agar kami bisa saling berangkulan, jadikanlah bulan yang penuh rahmat ini mejadi bulan yang penuh barakoh bagi keluarga hamba ya Allah. jadikanlah hari nan fitri yang selalu kami nanti menjadi hari yang yang penuh makna bagi kami, karena takkan pernah sempurna ibadah kami jika kami selalu membenci dan dendam sesama saudara sendiri. Lapangkanlah ya Allah, lapangkalah ya Allah, lapangkanlah ya Allah, amin ya Robbal alaminnn..Baca Selengkapnya
Antiyani Razik
Ya Rabb, syukurmu tidak terkira nilainya. tapi kenapa aq masih lalai dlm mengingatmu. Tolong ingatkan aq selalu kepadaMu. Aq tidak bisa apa2 tanpamu, kadang kuserahkan seluruh jiwa dan ragaqu padaMu, karena kutahu hanya engkau yang Maha segalanya, Ya... Rabbana...terima kasih atas segala maafMu, atas segala nikmatMu, atas segala kesehatan dan Kemudahan2 yang Engkau berikan kepadaqu. Ku ingin kau selalu ada dihatiqu, dijiwaqu dan di setiap langkahqu, Ampunilah aq Ya Rabb...ku tau maafMu selalu ada buat Hamba2Mu...Amin...Baca Selengkapnya
Arifinto Pks
"Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sungguh hanya Engkaulah Yang Maha Pemberi karunia."
Dedhy Wardhana
"Ya Allah,sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan menyekutukan-Mu sementara aku mengetahuinya.Dan aku memohon ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui."
Indah D Lestari
Ya Allah....Engkaulah yg Maha Mengetahui apapun yg ada di hati umat Mu....kuatkanlah hatiku...kuatkan batinku untuk menjalani hari-hari ku.....bantu aku untuk bisa bangkit dari masalah yg menyelimutiku karena aku tau Engkau tidak akan mencobai umat M...u melebihi dari kemampuan umat Mu....tunjukkan kepadaku jalan yang harus aku ambil....berikanlah yang terbaik bagi kami semua walaupun salah satu dari kami bukan lah umat Mu.....berikanlah keikhlasan yang seluas-luasnya kepadaku kalau memang itu adalah jalan yang terbaik bagi kami.....Amin.....Baca Selengkapnya
Ratna Al-mahbubah
Ya robb...masih pantaskah aku bersujud d hadapmu...
aku yg bergetar ketika Nama-Mu d sebut...aku yg tersedu ketika Nama-Mu di besarkan...
namun ampuni aku...
karna tak jua Q beranjak dari tempat Q tuk menghampiriMu....
Ya Robbul Izzati Yg Maha membolak-b...alikkan hati...
tetapkanlah hatiku pada cinta-Mu slalu...
tetapkanlah imanku pada Tauhid-Mu...
tetapkanlah ragaku tuk slalu sanggup bersujud dlm malam2 indahmu..
Ya Robbi...ampuni aku yg slalu lalai...
Ya Roobul Izzati...yang Maha pemilik dari segala hati..
yang separuh dari hatiku adalah milik-Mu...
gerakkan hati & ragaku tuk mendekat pada-Mu..
aku berharap banyak...bahkan sangat banyak...
tapi, aku hanya minta satu...
Ridloi aku y roob..segala langkahku....
Ya Roob..aku bukanlah orang pandai menjaga hati...
Q berikan hatiku ini pada-Mu...
jika itu terlalu muluk untukQ,
maka, Q mohon, berkenanlah Engkau jika Q titipkan hati ini pada-Mu...
Q percaya, Engkau akan slalu menjaga hatiku...Baca Selengkapnya
Ammur Hamurwani
"Ya Allah Maha Pencipta… hanya kepadaMu hamba serahkan hidup dan mati hamba. Semua rasa susah dan senang, benci dan cinta, gagal dan sukses semua hamba alami dan harus hamba lalui semata-mata atas izinMu dan hamba pasrahkan segala hasil akhir ke...putusan, setiap saat, hanya padaMu ya Allah Subhanahuwata’ala…"Baca Selengkapnya
Dyanti Hidayat
"Ya ALLAH, Ya Tuhanku, sucikanlah hatiku dr sifat munafik & sucikanlah amalku dr riya'
dan sucikanlah lisanku dr berdusta serta sucikanlah mataku dr khianat.
Maka sesungguhnya Engkau Yg Maha Mengetahui
(pandangan mata yg khianat & apa yg disembunyikan oleh hati)"
Rani Apriani
Robbanaghfir lii wa lii waalidayya wa lilmu’miniina yawma yaquumul hisaab
Ramadan Djunaidi
Ya Allah berikanlah Nur Mu, jagalah Roh Kami ya Allah. Agar Kami terhindar Dari nafsu jasadi ini. agar Kami dapat kembli kepadaMu sebagai jiwa yang tenang yang Engkau Ridhoi. Amin
Arif Rifai
Do'a Hari ke 11 Puasa .. Yaa Alloh ! Tanamkanlah dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik,dan tanamkanlah dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. jauhkanlah dariku kemurkaan Mu dan api neraka dengan pertolongan Mu , wahai penolong orang -orang yang meminta pertolongan ...
Sopiyan Hadi
Robbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqiir...
Dizty Sparks
==> Ya Allah.... Engkau Maha Mengetahui....Engkau Maha Pengasih lagi Penyayang.... Engkau Maha Pengampun.... tolonglah... Ya Allah.... berikan hamba petunjuk-Mu untuk menjalani hidup yang penuh dengan cobaan ini... Ya Allah, di bulan suci ini hamb...a memohon Engkau memberi kesehatan kepada kedua orang tua hamba, dan seluruh keluarga hamba.... Mudahkanlah kami dalam menjalani hari demi hari...
Hanya Pada-Mu kami Menyembah... Hanya Engkaulah tempat kami memohon.....Maha Besar Allah SWT atas segala anugrah & rahmat-Nya... amin.....Baca Selengkapnya
Titin Triwahyuni
Ya Allah Jadikanlah kami sbg manusia yg slalu bersyukur dengan nikmat yang KAU berikan,bukan hamba yg selalu KUFUR dg nikmatMU,Tuntunlah kami agar senantiasa bisa menjaga lisan kami sehingga setiap kata yg kami ucapkan tdk menyakiti perasaan saudara-...saudara kami.Serta mudahkanlah urusan kami di Dunia dan akhirat.Amin...Baca Selengkapnya
Achdan Fadhil
Achdan Fadhil Allahumma innaka 'afuwwun kariim, tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii ...
Heru Rudianto
Duhai Pemilik nikmat yang melimpah, duhai Pemilik rahmat yang luas, duhai Pemilik segala pemberian, duhai Pemilik hikmah tertinggi, duhai Pemilik kekuasaan sempurna, duhai Yang Memiliki hukum tak terbantah, duhai Pemilik kemuliaan yang nampak, duha......i Pemilik kesucian, duhai Pemilik segala kekuatan yang kokoh, duhai Yang Memiliki keagungan, Ampunilah semua dosa & kesalahanku, angkatlah derajadku, dan sertailah langkahku dalam menapaki kehidupan ini, serta berilah daku keselamatan dunia dan akherat. Amin Yarobbal'alamin...Baca Selengkapnya
Istiqomah Faqihudin
Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. (QS. Ali Imran 193)
Arifinto Pks
Yaa Allah! Tanamkanlah dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Jauhkanlah dariku kemurkaan-Mu dan api neraka dengan pertolongan-Mu,... Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.
Rini Roosnita Dewi
Ya Allah jika dia memang jodoh yang Engkau ridhai untukku. Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMU. Agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMU, amin ..
Tatik Ratna Dewi
Ya Allah, di bulan penuh berkah dan rahmatmu ini....hamba memohon agar Engkau berkenan menuntun hamba dalam kebaikkan dan menjauhkan keburukan, mengampuni segala kesalahan2 hambamu, melimpahkan rezeki yang halal, dan memberikan kesempatan agar hamba... bisa menjadi seorang anak, ibu, istri, sahabat dan teman yang soleha untuk semua. aminBaca Selengkapnya
Syarif Zulkifli
Ya Allah... kami bersyukur dengan semua yang kau berikan selama ini.
Alhamdulillah... Engkau lahirkan hamba di keluarga yang terhormat.
Engkau berikan hamba otak dan hati yang bermanfaat.
Engkau berikan hamba istri yang selalu sabar menerima segala kek...urangan.
Engkau berikan hamba putra-putri yang lucu dan pintar.
Ya Allah jauhkanlah kami dari segala aib dan kehinaan. jauhkanlah kami dari segala fitnah dan bahaya.
Ya Allah semua amal ibadah yang kami lakukan hanyalah untuk mendapatkan ganjaran dari_Mu semata. Kekayaan dan kemuliaan yang Engkau berikan kepada hamba semoga bermanfaat bagi orang tua, keluarga, sahabat, dan semua orang yang berada di sekitar hamba. Semua kenikmatan yang Engkau berikan di dunia ini membuat hamba semakin dekat denganMu. Amin... amin... ya rabbal alamin.Baca Selengkapnya
Priyo Sasongko
Ya ALLAH...Yang Maha Indah...hiasilah hatiku dengan keindahanMU...agar hati ini tak berpaling pada keindahan dunia semata...Ya ALLAH...Yang Maha Mempesona...berikanlah pancaran pesonaMU kepadaku...agar diriku tidak terpesona dengan dunia yang melenakan ini...Amin..
Inda Tri Sarasati
Ya Allah..kuatkanlah ragaku untuk mengabdi padaMu..kukuhkanlah jiwaku untuk melaksanakan niatku..karuniakan kepadaku kesungguhan untuk bertakwa kepadaMu...Amiin
Santi Dahlan
Y Rabb.. Yang Menerima orang yang sedikit amalnya dan memaafkan orang yang banyak dosanya, terimalah aku orang yang sedikit amalnya dan maafkan aku orang yang besar dosanya. Sesungguh AllaH Maha Pengampun dan Maha Penyayang...Aamiin..
Mita Diana Sasanti
Ya Allah Ya Robb. aku mohon Ridlo dan pertolonganMu.....lapangkanlah dadaku, mudahkan urusanku..dan lepaskanlah rasa kaku dilidahku, agar mereka mengerti perkataanku dan jauhkanlah aku dari orang-orang lalim...amien Ya Robbalallamin..
Santi Dahlan
Y Rabb..Terimalah apa yang ada dari shalatku dan shaumku Jadikan hari esokku dan sesudahnya lebih baik dari saat ini dan hari ini.
Ika Kaila
Ika Kaila
Ya Allah...ampunilah hamba dan kedua orang tua hamba serta berilah kemudahan dan ridho-MU atas ikhtiar yg hamba lakukan...amiin ^_^
Ummi Kalsum
Ya Robby... Tuhan yg mmbolak balikn hati, tetapknlah hatiku pd agamaMU, dan jadiknlah hati yg aku miliki ini, hati yg bersih dr segala ssuatu yg mngotorinya... Hanya kpadaMU aku brlindung dr tipu muslihat dan perangkap syetan...
Viptia Esti
Ya Allah ya Rabb, bismillahirrahmanirrahim, innasholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin. Semoga hari ini puasaku adalah salah satu yang terbaik di mata Mu. Amien..
Ike Ristianti
Ya Allah... ampunilah dosa2 hamba mu ini, dosa2 kedua orang tua hamba, dosa suami hamba. Lindungilah kami selalu dalam hidayah agama mu ya Allah.. Tiada daya dan upaya kami ini selain dengan pertolongan dan ridho mu ya Allah..
Arie Setiawan
Allahumma Sholli Alla Syaidina Muhammad, Ya Allah Mampukan Kami dan izinkan Kami sekeluarga Berdoa kepadamu di tanah Suci Mekkah serta Berilah kami kemampuan untuk dapat menjadi jalan kebahagiaan bagi kedua orang tua kami, Bahagiakan Keluarga kami Ya... Allah dengan cinta dan Rahmat Mu semoga Kami termasuk dalam kelompok orang-orang yang mencintai Mu. AmiinBaca Selengkapnya
Chyezty Alvaiby
Ya Allah.. Baru saja engkau tunjukan kekuasan mu.. Bahwa kematian sungguh berada ditanganMu.. Entah kapan, dimana, dan bagaimana. Ya Allah izinkanlah aq, kdua org tuaqu, adikqu, dan smua org yg ku kenal agar meninggal dalam keadaan islam dalam keadaan khusnul khotimah..
Andri Mardiansyah
ya Allah, ampuni semua dosa2 hambaMu ini, ampuni jg smua dosa istri dan anak hamba, terimakasih untuk smua yang tlah Engkau berikan, hamba mohon mudahkanlah smua urusan hamba, sanggupkanlah hamba menunaikan kewajiban sebagai suami dan orang tua yang ...bermanfaat, hamba mohon lunasilah semua hutang2 hamba, hamba betul2 sangat letih dengan hutang2 hamba, ya Allah kabulkanlah smua hajat2 dan smua doa2 hambaMu yang tak pernah merasa bersyukur akan nikmatMu ini smua.Baca Selengkapnya
Feb Rini
Ya Allah, ampunilah dosa2 hamba kedua orangtua hamba, seluruh keluarga hamba, jauhkanlah kami dari perpecahan, saling iri, saling dengki. Ya Allah satukanlah kami dalam kasih Mu, bukakanlah pintu hati kami agar kami bisa saling memaafkan kesalahan2 d...imasa lampau, Ya Allah hancurkan rasa benci itu agar kami bisa saling berangkulan, jadikanlah bulan yang penuh rahmat ini mejadi bulan yang penuh barakoh bagi keluarga hamba ya Allah. jadikanlah hari nan fitri yang selalu kami nanti menjadi hari yang yang penuh makna bagi kami, karena takkan pernah sempurna ibadah kami jika kami selalu membenci dan dendam sesama saudara sendiri. Lapangkanlah ya Allah, lapangkalah ya Allah, lapangkanlah ya Allah, amin ya Robbal alaminnn..Baca Selengkapnya
Antiyani Razik
Ya Rabb, syukurmu tidak terkira nilainya. tapi kenapa aq masih lalai dlm mengingatmu. Tolong ingatkan aq selalu kepadaMu. Aq tidak bisa apa2 tanpamu, kadang kuserahkan seluruh jiwa dan ragaqu padaMu, karena kutahu hanya engkau yang Maha segalanya, Ya... Rabbana...terima kasih atas segala maafMu, atas segala nikmatMu, atas segala kesehatan dan Kemudahan2 yang Engkau berikan kepadaqu. Ku ingin kau selalu ada dihatiqu, dijiwaqu dan di setiap langkahqu, Ampunilah aq Ya Rabb...ku tau maafMu selalu ada buat Hamba2Mu...Amin...Baca Selengkapnya
Arifinto Pks
"Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sungguh hanya Engkaulah Yang Maha Pemberi karunia."
Dedhy Wardhana
"Ya Allah,sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan menyekutukan-Mu sementara aku mengetahuinya.Dan aku memohon ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui."
Indah D Lestari
Ya Allah....Engkaulah yg Maha Mengetahui apapun yg ada di hati umat Mu....kuatkanlah hatiku...kuatkan batinku untuk menjalani hari-hari ku.....bantu aku untuk bisa bangkit dari masalah yg menyelimutiku karena aku tau Engkau tidak akan mencobai umat M...u melebihi dari kemampuan umat Mu....tunjukkan kepadaku jalan yang harus aku ambil....berikanlah yang terbaik bagi kami semua walaupun salah satu dari kami bukan lah umat Mu.....berikanlah keikhlasan yang seluas-luasnya kepadaku kalau memang itu adalah jalan yang terbaik bagi kami.....Amin.....Baca Selengkapnya
Ratna Al-mahbubah
Ya robb...masih pantaskah aku bersujud d hadapmu...
aku yg bergetar ketika Nama-Mu d sebut...aku yg tersedu ketika Nama-Mu di besarkan...
namun ampuni aku...
karna tak jua Q beranjak dari tempat Q tuk menghampiriMu....
Ya Robbul Izzati Yg Maha membolak-b...alikkan hati...
tetapkanlah hatiku pada cinta-Mu slalu...
tetapkanlah imanku pada Tauhid-Mu...
tetapkanlah ragaku tuk slalu sanggup bersujud dlm malam2 indahmu..
Ya Robbi...ampuni aku yg slalu lalai...
Ya Roobul Izzati...yang Maha pemilik dari segala hati..
yang separuh dari hatiku adalah milik-Mu...
gerakkan hati & ragaku tuk mendekat pada-Mu..
aku berharap banyak...bahkan sangat banyak...
tapi, aku hanya minta satu...
Ridloi aku y roob..segala langkahku....
Ya Roob..aku bukanlah orang pandai menjaga hati...
Q berikan hatiku ini pada-Mu...
jika itu terlalu muluk untukQ,
maka, Q mohon, berkenanlah Engkau jika Q titipkan hati ini pada-Mu...
Q percaya, Engkau akan slalu menjaga hatiku...Baca Selengkapnya
Ammur Hamurwani
"Ya Allah Maha Pencipta… hanya kepadaMu hamba serahkan hidup dan mati hamba. Semua rasa susah dan senang, benci dan cinta, gagal dan sukses semua hamba alami dan harus hamba lalui semata-mata atas izinMu dan hamba pasrahkan segala hasil akhir ke...putusan, setiap saat, hanya padaMu ya Allah Subhanahuwata’ala…"Baca Selengkapnya
Dyanti Hidayat
"Ya ALLAH, Ya Tuhanku, sucikanlah hatiku dr sifat munafik & sucikanlah amalku dr riya'
dan sucikanlah lisanku dr berdusta serta sucikanlah mataku dr khianat.
Maka sesungguhnya Engkau Yg Maha Mengetahui
(pandangan mata yg khianat & apa yg disembunyikan oleh hati)"
Rani Apriani
Robbanaghfir lii wa lii waalidayya wa lilmu’miniina yawma yaquumul hisaab
Ramadan Djunaidi
Ya Allah berikanlah Nur Mu, jagalah Roh Kami ya Allah. Agar Kami terhindar Dari nafsu jasadi ini. agar Kami dapat kembli kepadaMu sebagai jiwa yang tenang yang Engkau Ridhoi. Amin
Arif Rifai
Do'a Hari ke 11 Puasa .. Yaa Alloh ! Tanamkanlah dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik,dan tanamkanlah dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. jauhkanlah dariku kemurkaan Mu dan api neraka dengan pertolongan Mu , wahai penolong orang -orang yang meminta pertolongan ...
Sopiyan Hadi
Robbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqiir...
Dizty Sparks
==> Ya Allah.... Engkau Maha Mengetahui....Engkau Maha Pengasih lagi Penyayang.... Engkau Maha Pengampun.... tolonglah... Ya Allah.... berikan hamba petunjuk-Mu untuk menjalani hidup yang penuh dengan cobaan ini... Ya Allah, di bulan suci ini hamb...a memohon Engkau memberi kesehatan kepada kedua orang tua hamba, dan seluruh keluarga hamba.... Mudahkanlah kami dalam menjalani hari demi hari...
Hanya Pada-Mu kami Menyembah... Hanya Engkaulah tempat kami memohon.....Maha Besar Allah SWT atas segala anugrah & rahmat-Nya... amin.....Baca Selengkapnya
Titin Triwahyuni
Ya Allah Jadikanlah kami sbg manusia yg slalu bersyukur dengan nikmat yang KAU berikan,bukan hamba yg selalu KUFUR dg nikmatMU,Tuntunlah kami agar senantiasa bisa menjaga lisan kami sehingga setiap kata yg kami ucapkan tdk menyakiti perasaan saudara-...saudara kami.Serta mudahkanlah urusan kami di Dunia dan akhirat.Amin...Baca Selengkapnya
Achdan Fadhil
Achdan Fadhil Allahumma innaka 'afuwwun kariim, tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii ...
Heru Rudianto
Duhai Pemilik nikmat yang melimpah, duhai Pemilik rahmat yang luas, duhai Pemilik segala pemberian, duhai Pemilik hikmah tertinggi, duhai Pemilik kekuasaan sempurna, duhai Yang Memiliki hukum tak terbantah, duhai Pemilik kemuliaan yang nampak, duha......i Pemilik kesucian, duhai Pemilik segala kekuatan yang kokoh, duhai Yang Memiliki keagungan, Ampunilah semua dosa & kesalahanku, angkatlah derajadku, dan sertailah langkahku dalam menapaki kehidupan ini, serta berilah daku keselamatan dunia dan akherat. Amin Yarobbal'alamin...Baca Selengkapnya
Istiqomah Faqihudin
Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. (QS. Ali Imran 193)
Do’a Shalat Tahajud
Astaghfirullaahal’azhiim alladzii laa ilaaha illaa huwalhayyulqayyuumu wa atuubu ilaih. Allaahumma annta rabbi laa ilaaha illaa annta, khalaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu a’uudzubika minsyarri maa shana’tu abuu’u laka bini’matika ‘alyya wa abuu’u bidzambii, faghfirlii fa’innahu laa yaghfirudzdzunuuba illaa annta.
Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanatawwafil’aakhirati hasanatawwaqinaa ‘adzaabannaar.
Allahumma lakalhamdu annta qayyimussamaawaati wal’ardhi wa manfiihinna wa lakalhamdu annta nuurussamaawaati wal’ardhi, wa lakalhamdu anntalhaqq wa wa’dukalhaqq, wa liqaa’uka haqq, wa qauluka haqq, waljannatu haqq, wannaaru haqq, wannabiyuuna haqq, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wa sallam haqq, wassaa’atu haqq. Allaahumma laka aslamtu wa bika aamanntu wa ‘alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wa bika khaashamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qaddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu, anntalmuqaddimu wa anntalmu’akhkhiru laa ilaaha illaa annta wa laa ilaaha ghairuka wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Rabbi adkhilnii mudkhala shidqiwwa akhrijnii mukharaja shidqiwwaaj’allii milladungka sulthaanannashiiraa.
Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain DIA sendiri. Yang Maha Hidup dan Yang Berdiri sendiri-Nya, serta aku bertaubat kepada-Nya.
Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain-Mu. Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku pun dalam ketentuan-Mu dan dalam janji-Mu, sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari sejahat-jahat kelakuan. Aku mengakui kenikmatan yang kau limpahkan kepadaku dan aku mengakui pula akan dosa-dosa-ku. Maka ampunilah aku, karena tak ada yang dapat menerima taubat atas dosa-dosa-ku selain Engkau sendiri.
Ya Tuhan kami, karuniakanlah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan selamatkanlah kami dari siksa neraka. Ya Allah, bagi-Mu puja dan puji. Engkau-lah penguasa langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalam keduanya. Dan bagi-Mu pula puja dan puji, pancaran cahaya langit dan bumi. Bagi-Mu-lah puja dan puji itu, karena hanya Engkau-lah Yang Maha Besar, janji-Mu benar dan pertemuan dengan-Mu-pun benar pula. Firman-Mu benar dan surga-Mu-pun benar. Neraka benar dan para Nabi juga benar serta Nabi Muhammad saw juga benar dan hari kiamat itu benar. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri dan dengan-Mu aku percaya. Kepada-Mu aku bertawakkal dan kepada-Mu aku akan kembali serta dengan-Mu aku rindu dan kepada-Mu aku berhukum. Ampunillah dosa-dosaku apa yang telah aku lakukan sebelumnya maupun yang terdahulu atau yang kemudian, yang kusembunyikan dan yang kunyatakan dengan terang-terangan. Engkau-lah tuhan yang terdahulu dan yang kemudian. Tiada Tuhan selain Engkau, tak ada daya dan upaya melainkan dengan-Mu ya Allah. (HR. Bukhari-Muslim)
Ya Tuhanku (khusus do’a tahajjud) Masukkanlah aku melalui tempat masuk yang benar/baik, dan keluarkanlah aku melalui tempat keluar yang benar. Dan jadikanlah bagiku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong. (Al-Isra’, 17:80)
Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanatawwafil’aakhirati hasanatawwaqinaa ‘adzaabannaar.
Allahumma lakalhamdu annta qayyimussamaawaati wal’ardhi wa manfiihinna wa lakalhamdu annta nuurussamaawaati wal’ardhi, wa lakalhamdu anntalhaqq wa wa’dukalhaqq, wa liqaa’uka haqq, wa qauluka haqq, waljannatu haqq, wannaaru haqq, wannabiyuuna haqq, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wa sallam haqq, wassaa’atu haqq. Allaahumma laka aslamtu wa bika aamanntu wa ‘alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wa bika khaashamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qaddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu, anntalmuqaddimu wa anntalmu’akhkhiru laa ilaaha illaa annta wa laa ilaaha ghairuka wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Rabbi adkhilnii mudkhala shidqiwwa akhrijnii mukharaja shidqiwwaaj’allii milladungka sulthaanannashiiraa.
Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain DIA sendiri. Yang Maha Hidup dan Yang Berdiri sendiri-Nya, serta aku bertaubat kepada-Nya.
Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain-Mu. Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku pun dalam ketentuan-Mu dan dalam janji-Mu, sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari sejahat-jahat kelakuan. Aku mengakui kenikmatan yang kau limpahkan kepadaku dan aku mengakui pula akan dosa-dosa-ku. Maka ampunilah aku, karena tak ada yang dapat menerima taubat atas dosa-dosa-ku selain Engkau sendiri.
Ya Tuhan kami, karuniakanlah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan selamatkanlah kami dari siksa neraka. Ya Allah, bagi-Mu puja dan puji. Engkau-lah penguasa langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalam keduanya. Dan bagi-Mu pula puja dan puji, pancaran cahaya langit dan bumi. Bagi-Mu-lah puja dan puji itu, karena hanya Engkau-lah Yang Maha Besar, janji-Mu benar dan pertemuan dengan-Mu-pun benar pula. Firman-Mu benar dan surga-Mu-pun benar. Neraka benar dan para Nabi juga benar serta Nabi Muhammad saw juga benar dan hari kiamat itu benar. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri dan dengan-Mu aku percaya. Kepada-Mu aku bertawakkal dan kepada-Mu aku akan kembali serta dengan-Mu aku rindu dan kepada-Mu aku berhukum. Ampunillah dosa-dosaku apa yang telah aku lakukan sebelumnya maupun yang terdahulu atau yang kemudian, yang kusembunyikan dan yang kunyatakan dengan terang-terangan. Engkau-lah tuhan yang terdahulu dan yang kemudian. Tiada Tuhan selain Engkau, tak ada daya dan upaya melainkan dengan-Mu ya Allah. (HR. Bukhari-Muslim)
Ya Tuhanku (khusus do’a tahajjud) Masukkanlah aku melalui tempat masuk yang benar/baik, dan keluarkanlah aku melalui tempat keluar yang benar. Dan jadikanlah bagiku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong. (Al-Isra’, 17:80)
PENGETAHUAN AL QUR'AN
Semua yang telah kita pelajari sejauh ini memperlihatkan kita akan satu kenyataan pasti: Al Qur'an adalah kitab yang di dalamnya berisi berita yang kesemuanya terbukti benar. Fakta-fakta ilmiah serta berita mengenai peristiwa masa depan, yang tak mungkin dapat diketahui di masa itu, dinyatakan dalam ayat-ayatnya. Mustahil informasi ini dapat diketahui dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi masa itu. Ini merupakan bukti nyata bahwa Al Qur'an bukanlah perkataan manusia.
Al Qur'an adalah kalam Allah Yang Maha Kuasa, Pencipta segala sesuatu dari ketiadaan. Dialah Tuhan yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu. Dalam sebuah ayat, Allah menyatakan dalam Al Qur'an "Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an ? Kalau kiranya Al Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya." (Al Qur'an, 4:82) Tidak hanya kitab ini bebas dari segala pertentangan, akan tetapi setiap penggal informasi yang dikandung Al Qur'an semakin mengungkapkan keajaiban kitab suci ini hari demi hari.
Apa yang menjadi kewajiban manusia adalah untuk berpegang teguh pada kitab suci yang Allah turunkan ini, dan menerimanya sebagai satu-satunya petunjuk hidup. Dalam salah satu ayat, Allah menyeru kita:
"Dan Al Qur'an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat." (Al Qur'an, 6:155)
Dalam beberapa ayat-Nya yang lain, Allah menegaskan:
"Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir." (Al Qur'an, 18:29)
"Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan, maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya." (Al Qur'an, 80:11-12)
Al Qur'an adalah kalam Allah Yang Maha Kuasa, Pencipta segala sesuatu dari ketiadaan. Dialah Tuhan yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu. Dalam sebuah ayat, Allah menyatakan dalam Al Qur'an "Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an ? Kalau kiranya Al Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya." (Al Qur'an, 4:82) Tidak hanya kitab ini bebas dari segala pertentangan, akan tetapi setiap penggal informasi yang dikandung Al Qur'an semakin mengungkapkan keajaiban kitab suci ini hari demi hari.
Apa yang menjadi kewajiban manusia adalah untuk berpegang teguh pada kitab suci yang Allah turunkan ini, dan menerimanya sebagai satu-satunya petunjuk hidup. Dalam salah satu ayat, Allah menyeru kita:
"Dan Al Qur'an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat." (Al Qur'an, 6:155)
Dalam beberapa ayat-Nya yang lain, Allah menegaskan:
"Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir." (Al Qur'an, 18:29)
"Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan, maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya." (Al Qur'an, 80:11-12)
INFORMASI MENGENAI PERISTIWA MASA DEPAN DALAM AL QUR'AN
Informasi Mengenai Peristiwa Masa Depan dalam Al Qur'an
Sisi keajaiban lain dari Al Qur'an adalah ia memberitakan terlebih dahulu sejumlah peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang. Ayat ke-27 dari surat Al Fath, misalnya, memberi kabar gembira kepada orang-orang yang beriman bahwa mereka akan menaklukkan Mekah, yang saat itu dikuasai kaum penyembah berhala:
"Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rosul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui, dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat." (Al Qur'an, 48:27)
Ketika kita lihat lebih dekat lagi, ayat tersebut terlihat mengumumkan adanya kemenangan lain yang akan terjadi sebelum kemenangan Mekah. Sesungguhnya, sebagaimana dikemukakan dalam ayat tersebut, kaum mukmin terlebih dahulu menaklukkan Benteng Khaibar, yang berada di bawah kendali Yahudi, dan kemudian memasuki Mekah.
Pemberitaan tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di masa depan hanyalah salah satu di antara sekian hikmah yang terkandung dalam Al Qur'an. Ini juga merupakan bukti akan kenyataan bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah, Yang pengetahuan-Nya tak terbatas. Kekalahan Bizantium merupakan salah satu berita tentang peristiwa masa depan, yang juga disertai informasi lain yang tak mungkin dapat diketahui oleh masyarakat di zaman itu. Yang paling menarik tentang peristiwa bersejarah ini, yang akan diulas lebih dalam dalam halaman-halaman berikutnya, adalah bahwa pasukan Romawi dikalahkan di wilayah terendah di muka bumi. Ini menarik sebab "titik terendah" disebut secara khusus dalam ayat yang memuat kisah ini. Dengan teknologi yang ada pada masa itu, sungguh mustahil untuk dapat melakukan pengukuran serta penentuan titik terendah pada permukaan bumi. Ini adalah berita dari Allah yang diturunkan untuk umat manusia, Dialah Yang Maha Mengetahui.
Kemenangan Bizantium
Penggalan berita lain yang disampaikan Al Qur'an tentang peristiwa masa depan ditemukan dalam ayat pertama Surat Ar Ruum, yang merujuk pada Kekaisaran Bizantium, wilayah timur Kekaisaran Romawi. Dalam ayat-ayat ini, disebutkan bahwa Kekaisaran Bizantium telah mengalami kekalahan besar, tetapi akan segera memperoleh kemenangan.
"Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang)." (Al Qur'an, 30:1-4)
Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)
Pendek kata, setiap orang menyangka Kekaisaran Bizantium akan runtuh. Tetapi tepat di saat seperti itu, ayat pertama Surat Ar Ruum diturunkan dan mengumumkan bahwa Bizantium akan mendapatkan kemenangan dalam beberapa+tahun lagi. Kemenangan ini tampak sedemikian mustahil sehingga kaum musyrikin Arab menjadikan ayat ini sebagai bahan cemoohan. Mereka berkeyakinan bahwa kemenangan yang diberitakan Al Qur'an takkan pernah menjadi kenyataan.
Sekitar tujuh tahun setelah diturunkannya ayat pertama Surat Ar Ruum tersebut, pada Desember 627 Masehi, perang penentu antara Kekaisaran Bizantium dan Persia terjadi di Nineveh. Dan kali ini, pasukan Bizantium secara mengejutkan mengalahkan pasukan Persia. Beberapa bulan kemudian, bangsa Persia harus membuat perjanjian dengan Bizantium, yang mewajibkan mereka untuk mengembalikan wilayah yang mereka ambil dari Bizantium. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)
Akhirnya, "kemenangan bangsa Romawi" yang diumumkan oleh Allah dalam Al Qur'an, secara ajaib menjadi kenyataan.
Keajaiban lain yang diungkapkan dalam ayat ini adalah pengumuman tentang fakta geografis yang tak dapat ditemukan oleh seorangpun di masa itu.
Dalam ayat ketiga Surat Ar Ruum, diberitakan bahwa Romawi telah dikalahkan di daerah paling rendah di bumi ini. Ungkapan "Adnal Ardli" dalam bahasa Arab, diartikan sebagai "tempat yang dekat" dalam banyak terjemahan. Namun ini bukanlah makna harfiah dari kalimat tersebut, tetapi lebih berupa penafsiran atasnya. Kata "Adna" dalam bahasa Arab diambil dari kata "Dani", yang berarti "rendah" dan "Ardl" yang berarti "bumi". Karena itu, ungkapan "Adnal Ardli" berarti "tempat paling rendah di bumi".
Yang paling menarik, tahap-tahap penting dalam peperangan antara Kekaisaran Bizantium dan Persia, ketika Bizantium dikalahkan dan kehilangan Jerusalem, benar-benar terjadi di titik paling rendah di bumi. Wilayah yang dimaksudkan ini adalah cekungan Laut Mati, yang terletak di titik pertemuan wilayah yang dimiliki oleh Syria, Palestina, dan Jordania. "Laut Mati", terletak 395 meter di bawah permukaan laut, adalah daerah paling rendah di bumi.
Ini berarti bahwa Bizantium dikalahkan di bagian paling rendah di bumi, persis seperti dikemukakan dalam ayat ini.
Hal paling menarik dalam fakta ini adalah bahwa ketinggian Laut Mati hanya mampu diukur dengan teknik pengukuran modern. Sebelumnya, mustahil bagi siapapun untuk mengetahui bahwasannya ini adalah wilayah terendah di permukaan bumi. Namun, dalam Al Qur'an, daerah ini dinyatakan sebagai titik paling rendah di atas bumi. Demikianlah, ini memberikan bukti lagi bahwa Al Qur'an adalah wahyu Ilahi.
Sisi keajaiban lain dari Al Qur'an adalah ia memberitakan terlebih dahulu sejumlah peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang. Ayat ke-27 dari surat Al Fath, misalnya, memberi kabar gembira kepada orang-orang yang beriman bahwa mereka akan menaklukkan Mekah, yang saat itu dikuasai kaum penyembah berhala:
"Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rosul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui, dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat." (Al Qur'an, 48:27)
Ketika kita lihat lebih dekat lagi, ayat tersebut terlihat mengumumkan adanya kemenangan lain yang akan terjadi sebelum kemenangan Mekah. Sesungguhnya, sebagaimana dikemukakan dalam ayat tersebut, kaum mukmin terlebih dahulu menaklukkan Benteng Khaibar, yang berada di bawah kendali Yahudi, dan kemudian memasuki Mekah.
Pemberitaan tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di masa depan hanyalah salah satu di antara sekian hikmah yang terkandung dalam Al Qur'an. Ini juga merupakan bukti akan kenyataan bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah, Yang pengetahuan-Nya tak terbatas. Kekalahan Bizantium merupakan salah satu berita tentang peristiwa masa depan, yang juga disertai informasi lain yang tak mungkin dapat diketahui oleh masyarakat di zaman itu. Yang paling menarik tentang peristiwa bersejarah ini, yang akan diulas lebih dalam dalam halaman-halaman berikutnya, adalah bahwa pasukan Romawi dikalahkan di wilayah terendah di muka bumi. Ini menarik sebab "titik terendah" disebut secara khusus dalam ayat yang memuat kisah ini. Dengan teknologi yang ada pada masa itu, sungguh mustahil untuk dapat melakukan pengukuran serta penentuan titik terendah pada permukaan bumi. Ini adalah berita dari Allah yang diturunkan untuk umat manusia, Dialah Yang Maha Mengetahui.
Kemenangan Bizantium
Penggalan berita lain yang disampaikan Al Qur'an tentang peristiwa masa depan ditemukan dalam ayat pertama Surat Ar Ruum, yang merujuk pada Kekaisaran Bizantium, wilayah timur Kekaisaran Romawi. Dalam ayat-ayat ini, disebutkan bahwa Kekaisaran Bizantium telah mengalami kekalahan besar, tetapi akan segera memperoleh kemenangan.
"Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang)." (Al Qur'an, 30:1-4)
Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)
Pendek kata, setiap orang menyangka Kekaisaran Bizantium akan runtuh. Tetapi tepat di saat seperti itu, ayat pertama Surat Ar Ruum diturunkan dan mengumumkan bahwa Bizantium akan mendapatkan kemenangan dalam beberapa+tahun lagi. Kemenangan ini tampak sedemikian mustahil sehingga kaum musyrikin Arab menjadikan ayat ini sebagai bahan cemoohan. Mereka berkeyakinan bahwa kemenangan yang diberitakan Al Qur'an takkan pernah menjadi kenyataan.
Sekitar tujuh tahun setelah diturunkannya ayat pertama Surat Ar Ruum tersebut, pada Desember 627 Masehi, perang penentu antara Kekaisaran Bizantium dan Persia terjadi di Nineveh. Dan kali ini, pasukan Bizantium secara mengejutkan mengalahkan pasukan Persia. Beberapa bulan kemudian, bangsa Persia harus membuat perjanjian dengan Bizantium, yang mewajibkan mereka untuk mengembalikan wilayah yang mereka ambil dari Bizantium. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)
Akhirnya, "kemenangan bangsa Romawi" yang diumumkan oleh Allah dalam Al Qur'an, secara ajaib menjadi kenyataan.
Keajaiban lain yang diungkapkan dalam ayat ini adalah pengumuman tentang fakta geografis yang tak dapat ditemukan oleh seorangpun di masa itu.
Dalam ayat ketiga Surat Ar Ruum, diberitakan bahwa Romawi telah dikalahkan di daerah paling rendah di bumi ini. Ungkapan "Adnal Ardli" dalam bahasa Arab, diartikan sebagai "tempat yang dekat" dalam banyak terjemahan. Namun ini bukanlah makna harfiah dari kalimat tersebut, tetapi lebih berupa penafsiran atasnya. Kata "Adna" dalam bahasa Arab diambil dari kata "Dani", yang berarti "rendah" dan "Ardl" yang berarti "bumi". Karena itu, ungkapan "Adnal Ardli" berarti "tempat paling rendah di bumi".
Yang paling menarik, tahap-tahap penting dalam peperangan antara Kekaisaran Bizantium dan Persia, ketika Bizantium dikalahkan dan kehilangan Jerusalem, benar-benar terjadi di titik paling rendah di bumi. Wilayah yang dimaksudkan ini adalah cekungan Laut Mati, yang terletak di titik pertemuan wilayah yang dimiliki oleh Syria, Palestina, dan Jordania. "Laut Mati", terletak 395 meter di bawah permukaan laut, adalah daerah paling rendah di bumi.
Ini berarti bahwa Bizantium dikalahkan di bagian paling rendah di bumi, persis seperti dikemukakan dalam ayat ini.
Hal paling menarik dalam fakta ini adalah bahwa ketinggian Laut Mati hanya mampu diukur dengan teknik pengukuran modern. Sebelumnya, mustahil bagi siapapun untuk mengetahui bahwasannya ini adalah wilayah terendah di permukaan bumi. Namun, dalam Al Qur'an, daerah ini dinyatakan sebagai titik paling rendah di atas bumi. Demikianlah, ini memberikan bukti lagi bahwa Al Qur'an adalah wahyu Ilahi.
AL QUR'AN DAN BIOLOGI
Bagian Otak yang Mengendalikan Gerak Kita
"Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka." (Al Qur'an, 96:15-16)
Ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" dalam ayat di atas sungguh menarik. Penelitian yang dilakukan di tahun-tahun belakangan mengungkapkan bahwa bagian prefrontal, yang bertugas mengatur fungsi-fungsi khusus otak, terletak pada bagian depan tulang tengkorak. Para ilmuwan hanya mampu menemukan fungsi bagian ini selama kurun waktu 60 tahun terakhir, sedangkan Al Qur'an telah menyebutkannya 1400 tahun lalu. Jika kita lihat bagian dalam tulang tengkorak, di bagian depan kepala, akan kita temukan daerah frontal cerebrum (otak besar). Buku berjudul Essentials of Anatomy and Physiology, yang berisi temuan-temuan terakhir hasil penelitian tentang fungsi bagian ini, menyatakan:
Dorongan dan hasrat untuk merencanakan dan memulai gerakan terjadi di bagian depan lobi frontal, dan bagian prefrontal. Ini adalah daerah korteks asosiasi…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211; Noback, Charles R.; N. L. Strominger; and R. J. Demarest, 1991, The Human Nervous System, Introduction and Review, 4. edition, Philadelphia, Lea & Febiger , s. 410-411)
Buku tersebut juga mengatakan:
Berkaitan dengan keterlibatannya dalam membangkitkan dorongan, daerah prefrontal juga diyakini sebagai pusat fungsional bagi perilaku menyerang…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211)
Jadi, daerah cerebrum ini juga bertugas merencanakan, memberi dorongan, dan memulai perilaku baik dan buruk, dan bertanggung jawab atas perkataan benar dan dusta.
Jelas bahwa ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" benar-benar merujuk pada penjelasan di atas. Fakta yang hanya dapat diketahui para ilmuwan selama 60 tahun terakhir ini, telah dinyatakan Allah dalam Al Qur'an sejak dulu.
Kelahiran Manusia
Terdapat banyak pokok persoalan yang disebutkan dalam Al-Qur'an yang mengundang manusia untuk beriman. Kadang-kadang langit, kadang-kadang hewan, dan kadang-kadang tanaman ditunjukkan sebagai bukti bagi manusia oleh Allah. Dalam banyak ayat, orang-orang diseru untuk mengalihkan perhatian mereka ke arah proses terciptanya mereka sendiri. Mereka sering diingatkan bagaimana manusia sampai ke bumi, tahap-tahap mana yang telah kita lalui, dan apa bahan dasarnya:
"Kami telah menciptakan kamu; maka mengapa kamu tidak membenarkan? Adakah kamu perhatikan (benih manusia) yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya? Ataukah Kami yang menciptakannya?" (Al Qur'an, 56:57-59)
Penciptaan manusia dan aspek-aspeknya yang luar biasa itu ditegaskan dalam banyak ayat. Beberapa informasi di dalam ayat-ayat ini sedemikian rinci sehingga mustahil bagi orang yang hidup di abad ke-7 untuk mengetahuinya. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Manusia tidak diciptakan dari mani yang lengkap, tetapi dari sebagian kecilnya
(spermazoa).
2. Sel kelamin laki-lakilah yang menentukan jenis kelamin bayi.
3. Janin manusia melekat pada rahim sang ibu bagaikan lintah.
4. Manusia berkembang di tiga kawasan yang gelap di dalam rahim.
Orang-orang yang hidup pada zaman kala Al Qur'an diturunkan, pasti mengetahui bahwa bahan dasar kelahiran berhubungan dengan mani laki-laki yang terpancar selama persetubuhan seksual. Fakta bahwa bayi lahir sesudah jangka waktu sembilan bulan tentu saja merupakan peristiwa yang gamblang dan tidak memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Akan tetapi, sedikit informasi yang dikutip di atas itu berada jauh di luar pengertian orang-orang yang hidup pada masa itu. Ini baru disahihkan oleh ilmu pengetahuan abad ke-20.
Setetes Mani
Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an :
"Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur'an, 75:36-37)
Seperti yang telah kita amati, Al-Qur'an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya. Bahwa tekanan khusus dalam pernyataan ini mengumumkan suatu fakta yang baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern itu merupakan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari Ilahi.
Pada gambar di samping, kita saksikan air mani yang dipancarkan ke rahim. Dari keseluruhan sperma berjumlah sekitar 250 juta yang dipancarkan dari tubuh pria, hanya sedikit sekali yang berhasil mencapai sel telur. Sperma yang akan membuahi sel telur hanyalah satu dari seribu sperma yang mampu bertahan hidup. Fakta bahwa manusia tidak diciptakan dengan menggunakan keseluruhan air mani, tapi hanya sebagian kecil darinya, dinyatakan dalam Al Qur'an dengan ungkapan, "setetes mani yang ditumpahkan".
Campuran Dalam Air Mani
Cairan yang disebut mani tidak mengandung sperma saja. Cairan ini justru tersusun dari campuran berbagai cairan yang berlainan. Cairan-cairan ini mempunyai fungsi-fungsi semisal mengandung gula yang diperlukan untuk menyediakan energi bagi sperma, menetralkan asam di pintu masuk rahim, dan melicinkan lingkungan agar memudahkan pergerakan sperma.
Yang cukup menarik, ketika mani disinggung di Al-Qur'an, fakta ini, yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, juga menunjukkan bahwa mani itu ditetapkan sebagai cairan campuran:
"Sungguh, Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, lalu Kami beri dia (anugerah) pendengaran dan penglihatan." (Al Qur'an, 76:2)
Di ayat lain, mani lagi-lagi disebut sebagai campuran dan ditekankan bahwa manusia diciptakan dari "bahan campuran" ini:
"Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina." (Al Qur'an, 32:7-8)
Kata Arab "sulala", yang diterjemahkan sebagai "sari", berarti bagian yang mendasar atau terbaik dari sesuatu. Dengan kata lain, ini berarti "bagian dari suatu kesatuan". Ini menunjukkan bahwa Al Qur'an merupakan firman dari Yang Berkehendak Yang mengetahui penciptaan manusia hingga serinci-rincinya. Yang Berkehendak ini ialah Pencipta manusia.
Jenis Kelamin Bayi
Kromosom Y membawa sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X berisi sifat-sifat kewanitaan. Di dalam sel telur ibu hanya dijumpai kromosom X, yang menentukan sifat-sifat kewanitaan. Di dalam air mani ayah, terdapat sperma-sperma yang berisi kromosom X atau kromosom Y saja. Jadi, jenis kelamin bayi bergantung pada jenis kromosom kelamin pada sperma yang membuahi sel telur, apakah X atau Y. Dengan kata lain, sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut, penentu jenis kelamin bayi adalah air mani, yang berasal dari ayah. Pengetahuan tentang hal ini, yang tak mungkin dapat diketahui di masa Al Qur'an diturunkan, adalah bukti akan kenyataan bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.
Hingga baru-baru ini, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel-sel ibu. Atau setidaknya, dipercaya bahwa jenis kelamin ini ditentukan secara bersama oleh sel-sel lelaki dan perempuan. Namun kita diberitahu informasi yang berbeda dalam Al Qur'an, yang menyatakan bahwa jenis kelamin laki-laki atau perempuan diciptakan "dari air mani apabila dipancarkan".
"Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan." (Al Qur'an, 53:45-46)
Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Al Qur'an ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.
Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut "XY" pada pria, dan "XX" pada wanita. Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.
Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X. Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.
Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita.
Tak satu pun informasi ini dapat diketahui hingga ditemukannya ilmu genetika pada abad ke-20. Bahkan di banyak masyarakat, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh pihak wanita. Inilah mengapa kaum wanita dipersalahkan ketika mereka melahirkan bayi perempuan.
Namun, tiga belas abad sebelum penemuan gen manusia, Al Qur'an telah mengungkapkan informasi yang menghapuskan keyakinan takhayul ini, dan menyatakan bahwa wanita bukanlah penentu jenis kelamin bayi, akan tetapi air mani dari pria.
Segumpal Darah Yang Melekat di Rahim
Pada tahap awal perkembangannya, bayi dalam rahim ibu berbentuk zigot, yang menempel pada rahim agar dapat menghisap sari-sari makanan dari darah ibu. Gambar di atas adalah zigot yang terlihat seperti sekerat daging. Informasi ini, yang ditemukan oleh embriologi modern, secara ajaib telah dinyatakan dalam Al Qur'an 14 abad yang lalu dengan menggunakan kata "'alaq", yang bermakna "sesuatu yang menempel pada suatu tempat" dan digunakan untuk menjelaskan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Jika kita terus mempelajari fakta-fakta yang diberitakan dalam Al Qur'an mengenai pembentukan manusia, sekali lagi kita akan menjumpai keajaiban ilmiah yang sungguh penting.
Ketika sperma dari laki-laki bergabung dengan sel telur wanita, intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai "zigot" dalam ilmu biologi ini akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi "segumpal daging". Tentu saja hal ini hanya dapat dilihat oleh manusia dengan bantuan mikroskop.
Namun, zigot tersebut tidak melewatkan tahap pertumbuhannya begitu saja. Ia melekat pada dinding rahim seperti akar yang kokoh menancap di bumi dengan carangnya. Melalui hubungan semacam ini, zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu bagi pertumbuhannya. (Moore, Keith L., E. Marshall Johnson, T. V. N. Persaud, Gerald C. Goeringer, Abdul-Majeed A. Zindani, and Mustafa A. Ahmed, 1992, Human Development as Described in the Qur'an and Sunnah, Makkah, Commission on Scientific Signs of the Qur'an and Sunnah, s. 36)
Di sini, pada bagian ini, satu keajaiban penting dari Al Qur'an terungkap. Saat merujuk pada zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu, Allah menggunakan kata "'alaq" dalam Al Qur'an:
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari 'alaq (segumpal darah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah." (Al Qur'an, 96:1-3)
Arti kata "'alaq" dalam bahasa Arab adalah "sesuatu yang menempel pada suatu tempat". Kata ini secara harfiah digunakan untuk menggambarkan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Tentunya bukanlah suatu kebetulan bahwa sebuah kata yang demikian tepat digunakan untuk zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu. Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an merupakan wahyu dari Allah, Tuhan Semesta Alam.
Pembungkusan Tulang oleh Otot
Tahapan-tahapan perkembangan bayi dalam rahim ibu dipaparkan dalam Al Qur'an. Sebagaiman diuraikan dalam ayat ke-14 surat Al Mu'minuun, jaringan tulang rawan pada embrio di dalam rahim ibu mulanya mengeras dan menjadi tulang keras. Lalu tulang-tulang ini dibungkus oleh sel-sel otot. Allah menjelaskan perkembangan ini dalam ayat: "…dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging".
Sisi penting lain tentang informasi yang disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur'an adalah tahap-tahap pembentukan manusia dalam rahim ibu. Disebutkan dalam ayat tersebut bahwa dalam rahim ibu, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini.
"Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik" (Al Qur'an, 23:14)
Embriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli embriologi beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan. Karenanya, sejak lama banyak orang yang menyatakan bahwa ayat ini bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Namun, penelitian canggih dengan mikroskop yang dilakukan dengan menggunakan perkembangan teknologi baru telah mengungkap bahwa pernyataan Al Qur'an adalah benar kata demi katanya.
Penelitian di tingkat mikroskopis ini menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu terjadi dengan cara persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut. Pertama, jaringan tulang rawan embrio mulai mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan di sekitar tulang-tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.
Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut:
Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal. Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998.)
Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia sebagaimana digambarkan dalam Al Qur'an, benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern.
Tiga Tahapan Bayi Dalam Rahim
Dalam ayat ke-6 surat Az Zumar, disebutkan bahwa manusia diciptakan dalam rahim ibu dalam tiga kegelapan. Embriologi modern telah mengungkap bahwa perkembangan ebriologi bayi terjadi pada tiga daerah yang berbeda dalam rahim ibu.
Dalam Al Qur'an dipaparkan bahwa manusia diciptakan melalui tiga tahapan dalam rahim ibunya.
"... Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?" (Al Qur'an, 39:6)
Sebagaimana yang akan dipahami, dalam ayat ini ditunjukkan bahwa seorang manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan yang berbeda. Sungguh, biologi modern telah mengungkap bahwa pembentukan embrio pada bayi terjadi dalam tiga tempat yang berbeda dalam rahim ibu. Sekarang, di semua buku pelajaran embriologi yang dipakai di berbagai fakultas kedokteran, hal ini dijadikan sebagai pengetahuan dasar. Misalnya, dalam buku Basic Human Embryology, sebuah buku referensi utama dalam bidang embriologi, fakta ini diuraikan sebagai berikut:
"Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik; dua setengah minggu pertama, embrionik; sampai akhir minggu ke delapan, dan janin; dari minggu ke delapan sampai kelahiran." (Williams P., Basic Human Embryology, 3. edition, 1984, s. 64.)
Fase-fase ini mengacu pada tahap-tahap yang berbeda dari perkembangan seorang bayi. Ringkasnya, ciri-ciri tahap perkembangan bayi dalam rahim adalah sebagaimana berikut:
- Tahap Pre-embrionik
Pada tahap pertama, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel, dan terbentuklah segumpalan sel yang kemudian membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin membesar, sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk tiga lapisan.
- Tahap Embrionik
Tahap kedua ini berlangsung selama lima setengah minggu. Pada masa ini bayi disebut sebagai "embrio". Pada tahap ini, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan- lapisan sel tersebut.
- Tahap fetus
Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut sebagai "fetus". Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak. Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut hingga minggu kelahiran.
Informasi mengenai perkembangan yang terjadi dalam rahim ibu, baru didapatkan setelah serangkaian pengamatan dengan menggunakan peralatan modern. Namun sebagaimana sejumlah fakta ilmiah lainnya, informasi-informasi ini disampaikan dalam ayat-ayat Al Qur'an dengan cara yang ajaib. Fakta bahwa informasi yang sedemikian rinci dan akurat diberikan dalam Al Qur'an pada saat orang memiliki sedikit sekali informasi di bidang kedokteran, merupakan bukti nyata bahwa Al Qur'an bukanlah ucapan manusia tetapi Firman Allah.
Air Susu Ibu
Air susu ibu adalah suatu campuran ciptaan Allah yang luar biasa dan tak tertandingi sebagai sumber makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir, dan sebagai zat yang meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap penyakit. Bahkan makanan bayi yang dibuat dengan teknologi masa kini tak mampu menggantikan sumber makanan yang menakjubkan ini.
Setiap hari ditemukan satu manfaat baru air susu ibu bagi bayi. Salah satu fakta yang ditemukan ilmu pengetahuan tentang air susu ibu adalah bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat bermanfaat. (Rex D. Russell, Design in Infant Nutrition, http:// www. icr.org/pubs/imp-259.htm)
Allah memberitahu kita informasi penting ini sekitar 14 abad yang lalu, yang hanya diketahui melalui ilmu pengetahuan baru-baru ini, dalam ayat-Nya "…menyapihnya dalam dua tahun…".
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (Al Qur'an, 31:14)
Tanda Pengenal Manusia pada Sidik Jari
Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini.
Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan:
"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (Al Qur'an, 75:3-4)
Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.
Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.
Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.
"Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka." (Al Qur'an, 96:15-16)
Ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" dalam ayat di atas sungguh menarik. Penelitian yang dilakukan di tahun-tahun belakangan mengungkapkan bahwa bagian prefrontal, yang bertugas mengatur fungsi-fungsi khusus otak, terletak pada bagian depan tulang tengkorak. Para ilmuwan hanya mampu menemukan fungsi bagian ini selama kurun waktu 60 tahun terakhir, sedangkan Al Qur'an telah menyebutkannya 1400 tahun lalu. Jika kita lihat bagian dalam tulang tengkorak, di bagian depan kepala, akan kita temukan daerah frontal cerebrum (otak besar). Buku berjudul Essentials of Anatomy and Physiology, yang berisi temuan-temuan terakhir hasil penelitian tentang fungsi bagian ini, menyatakan:
Dorongan dan hasrat untuk merencanakan dan memulai gerakan terjadi di bagian depan lobi frontal, dan bagian prefrontal. Ini adalah daerah korteks asosiasi…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211; Noback, Charles R.; N. L. Strominger; and R. J. Demarest, 1991, The Human Nervous System, Introduction and Review, 4. edition, Philadelphia, Lea & Febiger , s. 410-411)
Buku tersebut juga mengatakan:
Berkaitan dengan keterlibatannya dalam membangkitkan dorongan, daerah prefrontal juga diyakini sebagai pusat fungsional bagi perilaku menyerang…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211)
Jadi, daerah cerebrum ini juga bertugas merencanakan, memberi dorongan, dan memulai perilaku baik dan buruk, dan bertanggung jawab atas perkataan benar dan dusta.
Jelas bahwa ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" benar-benar merujuk pada penjelasan di atas. Fakta yang hanya dapat diketahui para ilmuwan selama 60 tahun terakhir ini, telah dinyatakan Allah dalam Al Qur'an sejak dulu.
Kelahiran Manusia
Terdapat banyak pokok persoalan yang disebutkan dalam Al-Qur'an yang mengundang manusia untuk beriman. Kadang-kadang langit, kadang-kadang hewan, dan kadang-kadang tanaman ditunjukkan sebagai bukti bagi manusia oleh Allah. Dalam banyak ayat, orang-orang diseru untuk mengalihkan perhatian mereka ke arah proses terciptanya mereka sendiri. Mereka sering diingatkan bagaimana manusia sampai ke bumi, tahap-tahap mana yang telah kita lalui, dan apa bahan dasarnya:
"Kami telah menciptakan kamu; maka mengapa kamu tidak membenarkan? Adakah kamu perhatikan (benih manusia) yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya? Ataukah Kami yang menciptakannya?" (Al Qur'an, 56:57-59)
Penciptaan manusia dan aspek-aspeknya yang luar biasa itu ditegaskan dalam banyak ayat. Beberapa informasi di dalam ayat-ayat ini sedemikian rinci sehingga mustahil bagi orang yang hidup di abad ke-7 untuk mengetahuinya. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Manusia tidak diciptakan dari mani yang lengkap, tetapi dari sebagian kecilnya
(spermazoa).
2. Sel kelamin laki-lakilah yang menentukan jenis kelamin bayi.
3. Janin manusia melekat pada rahim sang ibu bagaikan lintah.
4. Manusia berkembang di tiga kawasan yang gelap di dalam rahim.
Orang-orang yang hidup pada zaman kala Al Qur'an diturunkan, pasti mengetahui bahwa bahan dasar kelahiran berhubungan dengan mani laki-laki yang terpancar selama persetubuhan seksual. Fakta bahwa bayi lahir sesudah jangka waktu sembilan bulan tentu saja merupakan peristiwa yang gamblang dan tidak memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Akan tetapi, sedikit informasi yang dikutip di atas itu berada jauh di luar pengertian orang-orang yang hidup pada masa itu. Ini baru disahihkan oleh ilmu pengetahuan abad ke-20.
Setetes Mani
Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an :
"Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur'an, 75:36-37)
Seperti yang telah kita amati, Al-Qur'an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya. Bahwa tekanan khusus dalam pernyataan ini mengumumkan suatu fakta yang baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern itu merupakan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari Ilahi.
Pada gambar di samping, kita saksikan air mani yang dipancarkan ke rahim. Dari keseluruhan sperma berjumlah sekitar 250 juta yang dipancarkan dari tubuh pria, hanya sedikit sekali yang berhasil mencapai sel telur. Sperma yang akan membuahi sel telur hanyalah satu dari seribu sperma yang mampu bertahan hidup. Fakta bahwa manusia tidak diciptakan dengan menggunakan keseluruhan air mani, tapi hanya sebagian kecil darinya, dinyatakan dalam Al Qur'an dengan ungkapan, "setetes mani yang ditumpahkan".
Campuran Dalam Air Mani
Cairan yang disebut mani tidak mengandung sperma saja. Cairan ini justru tersusun dari campuran berbagai cairan yang berlainan. Cairan-cairan ini mempunyai fungsi-fungsi semisal mengandung gula yang diperlukan untuk menyediakan energi bagi sperma, menetralkan asam di pintu masuk rahim, dan melicinkan lingkungan agar memudahkan pergerakan sperma.
Yang cukup menarik, ketika mani disinggung di Al-Qur'an, fakta ini, yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, juga menunjukkan bahwa mani itu ditetapkan sebagai cairan campuran:
"Sungguh, Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, lalu Kami beri dia (anugerah) pendengaran dan penglihatan." (Al Qur'an, 76:2)
Di ayat lain, mani lagi-lagi disebut sebagai campuran dan ditekankan bahwa manusia diciptakan dari "bahan campuran" ini:
"Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina." (Al Qur'an, 32:7-8)
Kata Arab "sulala", yang diterjemahkan sebagai "sari", berarti bagian yang mendasar atau terbaik dari sesuatu. Dengan kata lain, ini berarti "bagian dari suatu kesatuan". Ini menunjukkan bahwa Al Qur'an merupakan firman dari Yang Berkehendak Yang mengetahui penciptaan manusia hingga serinci-rincinya. Yang Berkehendak ini ialah Pencipta manusia.
Jenis Kelamin Bayi
Kromosom Y membawa sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X berisi sifat-sifat kewanitaan. Di dalam sel telur ibu hanya dijumpai kromosom X, yang menentukan sifat-sifat kewanitaan. Di dalam air mani ayah, terdapat sperma-sperma yang berisi kromosom X atau kromosom Y saja. Jadi, jenis kelamin bayi bergantung pada jenis kromosom kelamin pada sperma yang membuahi sel telur, apakah X atau Y. Dengan kata lain, sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut, penentu jenis kelamin bayi adalah air mani, yang berasal dari ayah. Pengetahuan tentang hal ini, yang tak mungkin dapat diketahui di masa Al Qur'an diturunkan, adalah bukti akan kenyataan bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.
Hingga baru-baru ini, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel-sel ibu. Atau setidaknya, dipercaya bahwa jenis kelamin ini ditentukan secara bersama oleh sel-sel lelaki dan perempuan. Namun kita diberitahu informasi yang berbeda dalam Al Qur'an, yang menyatakan bahwa jenis kelamin laki-laki atau perempuan diciptakan "dari air mani apabila dipancarkan".
"Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan." (Al Qur'an, 53:45-46)
Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Al Qur'an ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.
Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut "XY" pada pria, dan "XX" pada wanita. Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.
Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X. Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.
Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita.
Tak satu pun informasi ini dapat diketahui hingga ditemukannya ilmu genetika pada abad ke-20. Bahkan di banyak masyarakat, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh pihak wanita. Inilah mengapa kaum wanita dipersalahkan ketika mereka melahirkan bayi perempuan.
Namun, tiga belas abad sebelum penemuan gen manusia, Al Qur'an telah mengungkapkan informasi yang menghapuskan keyakinan takhayul ini, dan menyatakan bahwa wanita bukanlah penentu jenis kelamin bayi, akan tetapi air mani dari pria.
Segumpal Darah Yang Melekat di Rahim
Pada tahap awal perkembangannya, bayi dalam rahim ibu berbentuk zigot, yang menempel pada rahim agar dapat menghisap sari-sari makanan dari darah ibu. Gambar di atas adalah zigot yang terlihat seperti sekerat daging. Informasi ini, yang ditemukan oleh embriologi modern, secara ajaib telah dinyatakan dalam Al Qur'an 14 abad yang lalu dengan menggunakan kata "'alaq", yang bermakna "sesuatu yang menempel pada suatu tempat" dan digunakan untuk menjelaskan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Jika kita terus mempelajari fakta-fakta yang diberitakan dalam Al Qur'an mengenai pembentukan manusia, sekali lagi kita akan menjumpai keajaiban ilmiah yang sungguh penting.
Ketika sperma dari laki-laki bergabung dengan sel telur wanita, intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai "zigot" dalam ilmu biologi ini akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi "segumpal daging". Tentu saja hal ini hanya dapat dilihat oleh manusia dengan bantuan mikroskop.
Namun, zigot tersebut tidak melewatkan tahap pertumbuhannya begitu saja. Ia melekat pada dinding rahim seperti akar yang kokoh menancap di bumi dengan carangnya. Melalui hubungan semacam ini, zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu bagi pertumbuhannya. (Moore, Keith L., E. Marshall Johnson, T. V. N. Persaud, Gerald C. Goeringer, Abdul-Majeed A. Zindani, and Mustafa A. Ahmed, 1992, Human Development as Described in the Qur'an and Sunnah, Makkah, Commission on Scientific Signs of the Qur'an and Sunnah, s. 36)
Di sini, pada bagian ini, satu keajaiban penting dari Al Qur'an terungkap. Saat merujuk pada zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu, Allah menggunakan kata "'alaq" dalam Al Qur'an:
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari 'alaq (segumpal darah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah." (Al Qur'an, 96:1-3)
Arti kata "'alaq" dalam bahasa Arab adalah "sesuatu yang menempel pada suatu tempat". Kata ini secara harfiah digunakan untuk menggambarkan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Tentunya bukanlah suatu kebetulan bahwa sebuah kata yang demikian tepat digunakan untuk zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu. Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an merupakan wahyu dari Allah, Tuhan Semesta Alam.
Pembungkusan Tulang oleh Otot
Tahapan-tahapan perkembangan bayi dalam rahim ibu dipaparkan dalam Al Qur'an. Sebagaiman diuraikan dalam ayat ke-14 surat Al Mu'minuun, jaringan tulang rawan pada embrio di dalam rahim ibu mulanya mengeras dan menjadi tulang keras. Lalu tulang-tulang ini dibungkus oleh sel-sel otot. Allah menjelaskan perkembangan ini dalam ayat: "…dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging".
Sisi penting lain tentang informasi yang disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur'an adalah tahap-tahap pembentukan manusia dalam rahim ibu. Disebutkan dalam ayat tersebut bahwa dalam rahim ibu, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini.
"Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik" (Al Qur'an, 23:14)
Embriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli embriologi beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan. Karenanya, sejak lama banyak orang yang menyatakan bahwa ayat ini bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Namun, penelitian canggih dengan mikroskop yang dilakukan dengan menggunakan perkembangan teknologi baru telah mengungkap bahwa pernyataan Al Qur'an adalah benar kata demi katanya.
Penelitian di tingkat mikroskopis ini menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu terjadi dengan cara persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut. Pertama, jaringan tulang rawan embrio mulai mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan di sekitar tulang-tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.
Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut:
Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal. Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998.)
Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia sebagaimana digambarkan dalam Al Qur'an, benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern.
Tiga Tahapan Bayi Dalam Rahim
Dalam ayat ke-6 surat Az Zumar, disebutkan bahwa manusia diciptakan dalam rahim ibu dalam tiga kegelapan. Embriologi modern telah mengungkap bahwa perkembangan ebriologi bayi terjadi pada tiga daerah yang berbeda dalam rahim ibu.
Dalam Al Qur'an dipaparkan bahwa manusia diciptakan melalui tiga tahapan dalam rahim ibunya.
"... Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?" (Al Qur'an, 39:6)
Sebagaimana yang akan dipahami, dalam ayat ini ditunjukkan bahwa seorang manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan yang berbeda. Sungguh, biologi modern telah mengungkap bahwa pembentukan embrio pada bayi terjadi dalam tiga tempat yang berbeda dalam rahim ibu. Sekarang, di semua buku pelajaran embriologi yang dipakai di berbagai fakultas kedokteran, hal ini dijadikan sebagai pengetahuan dasar. Misalnya, dalam buku Basic Human Embryology, sebuah buku referensi utama dalam bidang embriologi, fakta ini diuraikan sebagai berikut:
"Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik; dua setengah minggu pertama, embrionik; sampai akhir minggu ke delapan, dan janin; dari minggu ke delapan sampai kelahiran." (Williams P., Basic Human Embryology, 3. edition, 1984, s. 64.)
Fase-fase ini mengacu pada tahap-tahap yang berbeda dari perkembangan seorang bayi. Ringkasnya, ciri-ciri tahap perkembangan bayi dalam rahim adalah sebagaimana berikut:
- Tahap Pre-embrionik
Pada tahap pertama, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel, dan terbentuklah segumpalan sel yang kemudian membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin membesar, sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk tiga lapisan.
- Tahap Embrionik
Tahap kedua ini berlangsung selama lima setengah minggu. Pada masa ini bayi disebut sebagai "embrio". Pada tahap ini, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan- lapisan sel tersebut.
- Tahap fetus
Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut sebagai "fetus". Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak. Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut hingga minggu kelahiran.
Informasi mengenai perkembangan yang terjadi dalam rahim ibu, baru didapatkan setelah serangkaian pengamatan dengan menggunakan peralatan modern. Namun sebagaimana sejumlah fakta ilmiah lainnya, informasi-informasi ini disampaikan dalam ayat-ayat Al Qur'an dengan cara yang ajaib. Fakta bahwa informasi yang sedemikian rinci dan akurat diberikan dalam Al Qur'an pada saat orang memiliki sedikit sekali informasi di bidang kedokteran, merupakan bukti nyata bahwa Al Qur'an bukanlah ucapan manusia tetapi Firman Allah.
Air Susu Ibu
Air susu ibu adalah suatu campuran ciptaan Allah yang luar biasa dan tak tertandingi sebagai sumber makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir, dan sebagai zat yang meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap penyakit. Bahkan makanan bayi yang dibuat dengan teknologi masa kini tak mampu menggantikan sumber makanan yang menakjubkan ini.
Setiap hari ditemukan satu manfaat baru air susu ibu bagi bayi. Salah satu fakta yang ditemukan ilmu pengetahuan tentang air susu ibu adalah bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat bermanfaat. (Rex D. Russell, Design in Infant Nutrition, http:// www. icr.org/pubs/imp-259.htm)
Allah memberitahu kita informasi penting ini sekitar 14 abad yang lalu, yang hanya diketahui melalui ilmu pengetahuan baru-baru ini, dalam ayat-Nya "…menyapihnya dalam dua tahun…".
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (Al Qur'an, 31:14)
Tanda Pengenal Manusia pada Sidik Jari
Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini.
Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan:
"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (Al Qur'an, 75:3-4)
Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.
Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.
Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.
Subscribe to:
Posts (Atom)
